Menkeu: Realisasi Inflasi Menunjukkan Angka Menggembirakan


Jakarta, (21/2); Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada hari Rabu (20/2) di Aula Mezanin Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa realisasi inflasi sampai dengan 31 Januari 2019 menunjukkan angka yang menggembirakan. Hal ini tercermin dari angka inflasi yang tercatat sebesar 2,8% (yoy), jauh di bawah asumsi dasar yang sebesar 3,5% (yoy).

“Nilai tukar rupiah terhadap dolar dalam bulan Januari juga jauh lebih kuat dari asumsi APBN yakni Rp 14.119 (ytd),” ungkap Menkeu yang pada kesempatan ini didampingi beberapa eselon I Kementerian Keuangan termasuk Kepala BKF Suahasil Nazara.

Sampai dengan 31 Januari 2019, Menkeu mengatakan bahwa pendapatan negara telah terkumpul Rp 108,1 triliun atau 5% dari target tahun ini. Angka ini naik sebesar Rp 7 triliun dari realisasi tahun 2018 pada bulan yang sama. Dijelaskan Menkeu, pendapatan negara terutama disumbang oleh penerimaan perpajakan yakni sebesar Rp 89,8 triliun. Sedangkan untuk PNBP yang sangat dipengaruhi harga migas, penerimaannya agak rendah dikarenakan harga minyak dunia yang turun serta rupiah yang menguat.

Dari sisi belanja negara, realisasi tercatat sebesar Rp 153,8 triliun atau 6,3% dari target belanja. Angka ini juga lebih tinggi dari realisasi bulan Januari tahun lalu yang sebesar Rp 139,4 triliun.

“Dengan demikian, defisit APBN per 31 Januari 2019 tercatat sebesar 45,8 triliun atau 0,28% dari PDB, masih jauh di bawah target APBN sebesar 1,84%,” ujar Menkeu. (atw/fms)

Realisasi APBN Selengkapnya (https://www.kemenkeu.go.id/apbnkita)


  Kurs Pajak : KMK Nomor 15/MK.10/2019,   USD : 14,260.00    AUD : 10,111.63    GBP : 18,933.63    SGD : 10,541.59    JPY : 12,798.57    EUR : 16,151.05    CNY : 2,123.53