Penyelenggaraan Working Group on ASEAN Forum on Taxation Ke-7


Jakarta, (16/11): Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Sekretariat ASEAN menyelenggarakan The 7th Meeting of the Working Group on the ASEAN Forum on Taxation (WG-AFT) pada tanggal 16 s.d. 17 November 2016. Diselenggarakan di Swiss-belhotel, Jakarta, AFT diikuti oleh delegasi dari seluruh negara-negara ASEAN.

Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, Badan Kebijakan Fiskal, Goro Ekanto, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa saat ini ASEAN telah menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Hal ini menjadikan ASEAN sebagai kawasan tujuan investasi, bukan saja bagi para investor yang berasal dari negara-negara ASEAN itu sendiri, tetapi juga bagi investor dari luar ASEAN. Pada tahun 2015, ASEAN tercatat menerima investasi asing sebesar USD 126 miliar. Melalui WG-AFT ini, Goro berharap negara-negara ASEAN dapat mencapai hasil dan kesepakatan dalam bidang perpajakan untuk memperluas perdagangan dan investasi intra-ASEAN.

Beberapa isu yang dibahas dalam WG-AFT ke-7 antara lain isu perpajakan dalam penerapan skema Collective Investment Scheme (CIS), perkembangan terkini dari ASEAN Mandates and Initiatives, perkembangan jaringan perjanjian pajak bilateral antara negara-negara anggota ASEAN, kelanjutan studi kebijakan cukai, The Global Taxpayer Identification Number, serta perkembangan rencana penerapan standar internasional pertukaran informasi (EOI/AEOI).

WG-AFT merupakan forum kerja sama perpajakan negara-negara ASEAN yang diinisiasi pertama kali pada tahun 2011. Forum tersebut dibentuk sebagai salah satu amanat dalam ASEAN Economic Community (AEC) blueprint dengan tujuan untuk mewujudkan Integrasi Finansial ASEAN yang diproyeksikan akan terwujud di tahun 2025. (atw/aam)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 49/KM.10/2017,   USD : 13,541.00    AUD : 10,210.46    GBP : 18,170.40    SGD : 10,025.91    JPY : 11,981.28    EUR : 15,962.94    CNY : 2,045.10