Seminar Prospek Ekonomi Indonesia di Tahun 2017


Jakarta, (22/12): Badan Kebijakan Fiskal kembali mengadakan diseminasi kebijakan kepada dunia akademisi yang kali ini dilaksanakan dalam acara Seminar Prospek Ekonomi Indonesia di Tahun 2017 yang diselenggarakan di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Hadir sebagai narasumber, Dalyono, Kepala Bidang Analisis Ekonomi Internasional dan Hubungan Investor, Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal. Bertindak sebagai moderator, Cecep Haryoto, Dosen Jurusan Managemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Dalyono menjelaskan bahwa saat ini dunia dalam keadaan yang di luar kebiasaan, banyak perkembangan-perkembangan mengejutkan yang terjadi di seluruh dunia. Mulai dari terpilihnya pemimpin-pemimpin seperti Duterte di Filipina atau Donald Trump di Amerika, Brexit, perlambatan ekonomi Cina, anjloknya harga komoditas sampai serangan teroris di berbagai negara. Seluruh hal ini berkontribusi dalam perlambatan ekonomi dunia dan pada akhirnya berimbas pada Indonesia.

Dalam menghadapi berbagai masalah tersebut Indonesia sebenarnya patut berbangga karena Indonesia tetap bisa menikmati pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi dibandingkan negara-negara berkembang lainnya. Konsumsi Rumah Tangga masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Memang masih ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh Indonesia seperti kemiskinan, ketidakmerataan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa, masalah infrastruktur dan basis pembayar pajak.

Lebih lanjut Dalyono memaparkan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi berbagai masalah ini. Seperti mengalihkan subsidi yang tidak tepat sasaran menjadi belanja yang berkualitas, melakukan reformasi dalam bidang perpajakan terutama di sisi regulasi dan administrasi, dan mengeluarkan berbagai paket kebijakan sebagai stimulus untuk mendorong perekonomian. Pemerintah juga mengerjakan berbagai proyek infrastruktur untuk mendorong pemerataan ekonomi dan mengatasi ketimpangan pembangunan. (PG)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 37/KM.10/2017,   USD : 13,226.00    AUD : 10,591.85    GBP : 17,745.58    SGD : 9,819.87    JPY : 11,959.78    EUR : 15,782.37    CNY : 2,020.92