Rapat Pendahuluan RAPBN Tahun 2018


Jakarta, (6/6): Bertempat di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Gedung Nusantara II, Pemerintah bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengadakan rapat pendahuluan RAPBN Tahun 2018. Dalam rapat kali ini hadir Gubernur BI dan pemerintah yang diwakili oleh Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas. Sebelumnya pada hari yang sama, Menteri Keuangan juga telah menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi DPR RI terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) tahun anggaran 2018 pada rapat paripurna DPR RI.

Selanjutnya saat rapat bersama Badan Anggaran, Menteri Keuangan menyampaikan tentang asumsi makro, antara lain inflasi 2018 yang diperkirakan relatif terjaga pada kisaran 2,5-4,5persen, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan mengalami depresiasi dan rata-rata tingkat suku bunga SPN 3 bulan meningkat, serta rata-rata harga ICP 2018 diperkirakan sebesar US$ 45,0-60,0/barel. Menteri Keuangan juga menyampaikan arah kebijakan fiskal yaitu pemerintah berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam rangka mengurangi kemiskinan, tingkat pengangguran dan kesenjangan tahun 2018 dengan cara meningkatkan layanan dasar, meningkatkan kualitas pekerjaan serta mengendalikan harga pokok. Untuk menjaga keberlanjutan fiskal, defisit dan rasio utang dijaga dalam batas aman.

Selain membahas KEM-PPKF, pada rapat tersebut hadir pula Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Agus Martowardojo, Gubernur BI yang masing-masing memaparkan mengenai target pembangunan serta Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2018 dan prediksi pertumbuhan, nilai tukar serta infasi di tahun 2018 menurut perhitungan Bank Indonesia. (cs/is)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 33/KM.10/2017,   USD : 13,362.00    AUD : 10,588.85    GBP : 17,218.01    SGD : 9,805.39    JPY : 12,212.55    EUR : 15,735.09    CNY : 2,000.46