Sumber Daya Manusia


Pengelolaan Sumber Daya Manusia pada Badan Kebijakan Fiskal selalu dititikberatkan untuk mendukung pencapaian visi Badan Kebijakan Fiskal (BKF), yaitu "Menjadi Unit terpercaya dalam Perumusan Kebijakan Fiskal dan Sektor Keuangan yang Antisipatif dan Responsif untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sejahtera". Saat ini, BKF didukung oleh 548 pegawai (update per Juli 2016). Dengan didasari atas keberagaman komposisi kepegawaian baik dari sisi usia, jenis kelamin (gender), golongan maupun tingkat pendidikan; penerapan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) diarahkan untuk memenuhi kompetensi BKF secara organisasi dan mengembangkan kompetensi pegawai sesuai kebutuhan.

Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia

Dilihat dari stuktur komposisi usia, pegawai di lingkungan BKF masih tergolong dalam usia produktif; dimana komposisi pegawai masih didominasi oleh kelompok usia s.d. 30 tahun sebanyak 243 pegawai (44.34%); kelompok usia 30-40 tahun sebanyak 130 pegawai (25.55%); kelompok usia 40-50 tahun sebanyak 121 pegawai (22.08%); kelompok usia 50-60 tahun sebanyak 49 pegawai (8.94%) dan sisanya adalah yang berusia diatas 60 tahun.

Dengan postur SDM yang demikian, diharapkan management pengelolaan SDM di BKF mampu menciptakan sumber daya yang kompetitif, kritis dan inovatif untuk mendukung kemajuan organisasi.

Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin

Hingga saat ini, pegawai di lingkungan BKF masih didominasi oleh kaum pria, dimana jumlah pegawai pria mencapai 72% atau dengan jumlah 399 orang dari total pegawai BKF. Sedangkan pegawai wanita hanya sebesar 28% atau berjumlah 149 orang.

Komposisi Pegawai Berdasarkan Golongan

Dilihat dari tingkat golongannya, sebagian besar pegawai BKF berada di golongan III, yaitu sebesar 310 pegawai. Sedangkan jumlah pegawai dengan golongan II dan IV secara berturut-turut sebesar 155 dan 83 pegawai.

Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Dilihat dari struktur tingkat pendidikannya, sebagian besar pegawai BKF telah berpendidikan tinggi. Berdasarkan data kepegawaian per Juli 2016, sebanyak 21 pegawai (4%) dari total jumlah pegawai BKF (548) telah memperoleh pendidikan S3; sebanyak 185 pegawai (34%) telah memperoleh pendidikan S2; sebanyak 179 pegawai (33%) berpendidikan S1/DIV, sebanyak 111 pegawai (20%) memperoleh pendidikan DIII, sementara yang lainnya sebanyak 52 pegawai (9%) memiliki pendidikan DI ke bawah.

Dilihat dari tingkat pendidikannya, komposisi pegawai di BKF sangat kompetitif. Saat ini, untuk komposisi pejabat struktural, 77% dari total pejabat struktural atau sebanyak 121 orang berpendidikan S2; 10% atau sebanyak 15 orang berpendidikan S3 dan sisanya berlatar pendidikan S1/DIV.

Sedangkan, untuk posisi pelaksana, 34 orang (10%) berpendidikan S2 ke atas; 158 orang (44%) adalah pegawai dengan latar belakang pendidikan S1/DIV; 111 orang atau 31% merupakan pegawai berpendidikan D3; dan 15% atau 52 merupakan pegawai dengan tingkat pendidikan DI kebawah.



Statistik Pengembangan Sumber Daya Manusia


Seiring dengan tingginya permintaan untuk mempersiapkan SDM yang kompetitif dan demi mewujudkan visi serta misi BKF; Badan Kebijakan Fiskal selalu memberikan dukungan serta fasilitas bagi pegawai untuk mengembangkan kemampuan kompetensi individu yang nantinya dapat mendukung kemajuan organisasi. Pada Bulan Juli Tahun 2016, pegawai Badan Kebijakan Fiskal yang melaksanakan tugas belajar ada 19 orang jenjang DIV/S1, 24 orang jenjang S2, dan 16 orang jenjang S3.

Statistik Perkembangan Pegawai Tugas Belajar 2016

Statistik Peneliti

Untuk menghasilkan kebijakan yang akuntabel, BKF selalu melibatkan peneliti dalam proses penyusunan kebijakan yang berbasis pada riset atau policy based research. Hingga saat ini terdapat 36 peneliti aktif yang tergolong dalam tiga tingkat jabatan, yaitu peneliti utama, peneliti madya dan peneliti muda. Dari total peneliti yang berstatus aktif tersebut, terdapat 5 orang yang merupakan peneliti utama, 14 orang untuk peneliti madya, dan 17 orang untuk peneliti muda.

Postur komposisi SDM saat ini merupakan potensi yang sangat besar bagi BKF, namun di sisi lain menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan SDM untuk menciptakan organisasi yang sehat dan kompetitif. Oleh karena itu, pengembangan SDM akan menitikberatkan pada kegiatan berupa pendidikan, pelatihan dan pengelolaan pengembangan pegawai yang berkarakter; serta kegiatan yang dapat mendukung pengembangan pola karier dan meningkatkan nilai tambah bagi pegawai serta untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi.

ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN


KONTAK: Jl. Dr. Wahidin No. 1 Gd. R. M. Notohamiprodjo, Jakarta Pusat 10710
email: ikp@fiskal.depkeu.go.id

  Kurs Pajak : KMK Nomor 33/KM.10/2017,   USD : 13,362.00    AUD : 10,588.85    GBP : 17,218.01    SGD : 9,805.39    JPY : 12,212.55    EUR : 15,735.09    CNY : 2,000.46