Menkeu: Investasi di Masa Depan Harus Ramah Lingkungan


Nusa Dua, Bali, (11/10)Green infrastructure adalah proyek infrastruktur yang pada tahap perencanaan dan pembangunannya memperhatikan aspek konsep penataan ruang yang mengaplikasikan infrastruktur ramah lingkungan. “Investasi di masa depan harus ramah lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim," Kata Menteri Keuangan Sri Mulyani pada saat memberi sambutan Seminar Japan Bank of International Cooperation (JBIC) di Hotel Ayodya, Bali, Kamis (11/10).

Pada seminar yang mengangkat tema “How to Mobilize Private Investment for Green Infrastructure Promoting Intraregional Connectivity” yang merupakan rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-WBG Bali 2018 ini, Menkeu mengharapkan agar proyek-proyek green infrastructure dapat lebih dipasarkan dengan imbal hasil yang bersaing serta risiko minimal agar dapat  memikat para investor swasta.

Menkeu menyayangkan pasar potensial untuk proyek green investments masih sangat kecil dan kurang beragam. “Pemerintah harus melakukan intervensi agar green financing dan green infrastructure dapat terus berkembang. Kita perlu mengoreksi pasar bebas yang cenderung tidak memperhitungkan dampak proyek yang tidak ramah lingkungan,” jelas Menkeu.

Menkeu menambahkan, pemerintah telah berkomitmen untuk anggaran pembangunan infrastruktur senilai 400 milyar dollar AS pada kurun 2015-2019. Khusus untuk anggaran 2019, pemerintah telah mengalokasikan sebesar 26,67 milyar dollar AS untuk infrastruktur, lebih besar dari alokasi anggaran 2018. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan meningkatkan produktivitas dan efisiensi ekonomi, dan menurunkan kesenjangan antar daerah.   

Selain Menkeu, seminar JBIC ini juga menghadirkan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii dan Gubernur JBIC, Tadashi Maeda, serta para pembicara kompeten dari Bappenas, ADB, Astra Infra, Bank Dunia, OPIC dan beberapa perusahaan besar Jepang lainnya.

JBIC selama ini telah menjadi salah satu mitra strategis Indonesia dan telah melakukan bantuan teknis dalam bidang pembiayaan infrastruktur untuk mendukung konstruksi pembangkit energi, rel kereta dan jalan tol. (atw/cs)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 27/MK.10/2019,   USD : 14,253.00    AUD : 9,938.55    GBP : 18,096.11    SGD : 10,442.46    JPY : 13,145.39    EUR : 16,092.50    CNY : 2,055.18