AIIB Akan Perkuat Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur dengan Indonesia


Yogyakarta (21/02): Indonesia makin serius dalam mengakselerasi pengembangan infrastruktur yang menjadi agenda prioritas pembangunan saat ini. Berbagai langkah pun telah dilakukan pemerintah Indonesia, salah satunya dengan menarik investor untuk melakukan investasi pada proyek - proyek infrastruktur yang membutuhkan dana besar.

Asian Infrastructure Investment Bank atau AIIB menjadi salah satu calon investor yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Joachim Von Amsberg, Vice President of AIIB dalam acara "Joint Investment Workshop" yang berlangsung di Yogyakarta mengungkapkan dukungan AIIB untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia. "Sebelumnya kami sudah bertemu dengan 6 Menteri di Jakarta dan mereka menyambut baik dukungan yang akan diberikan oleh AIIB. Kami harap kami dapat membantu menyukseskan pembangunan infrastruktur Indonesia", ujar Joachim.

Hingga saat ini AIIB telah memberikan bantuan pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur di Indonesia dengan total nilai mencapai hampir USD 1 billion. Salah satu proyek yang mendapatkan pendanaan dari AIIB ialah pengembangan kawasan wisata di Mandalika, Lombok.

Kedepannya AIIB berkomitmen memperkuat kerja sama yang telah dilakukan dengan Indonesia dengan cara meningkatkan dukungan pembiayaan dan memperluas cakupan proyek - proyek infrastruktur di Indonesia. Beberapa proyek yang menarik minat AIIB diantaranya pengembangan pelabuhan laut oleh Pelindo, pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, Dana Toba dan Borobudur, serta pengembangan beberapa proyek bendungan di Indonesia.

Dari sisi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen AIIB untuk menanamkan investasi di Indonesia. Staff Ahli Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional, Kementerian Keuangan, Andin Hadiyanto, dalam kesempatan yang sama juga mengungkapkan harapannya agar AIIB dapat tidak hanya memberikan bantuan pembiayaan tetapi juga dapat memberikan added value bagi pengelolaan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Acara "Joint Investment Workshop" merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan dengan Asian Infrastructure Investment Bank. Acara ini bertujuan untuk membangun kolaborasi antara AIIB dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia. Peserta terdiri dari private sector, BUMN, dan K/L terkait infrastruktur. Selain sharing pengalaman pengembangan proyek infrastruktur, workshop ini juga menjadi jembatan antara AIIB dengan para stakeholder terkait infrastruktur untuk menggali proyek-proyek potensial yang bisa memperoleh dukungan pembiayaan dari AIIB. (is/cs)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 32/MK.10/2019,   USD : 14,085.00    AUD : 9,835.27    GBP : 17,641.74    SGD : 10,370.80    JPY : 13,000.74    EUR : 15,847.88    CNY : 2,047.48