BKF Sosialisasikan Tax Holiday kepada Investor


Semarang (27/2); Badan Kebijakan Fiskal pada Rabu (27/2) menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait Tax Holiday di Semarang. Tax Holiday adalah fasilitas pengurang Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) kepada investor atau penanam modal dengan kriteria tertentu.

Dihadiri oleh perwakilan organisasi pemerintah dan swasta seperti KADIN, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia ini, sosialisasi ini menghadirkan 4 orang narasumber yang berasal dari Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Direktorat Jenderal Pajak. Ke-4 narasumber masing-masing memaparkan mengenai Kebijakan Ketentuan Umum Tax Holiday, Tax Holiday untuk Meningkatkan Investasi Indonesia, Prosedur dan Tata Cara Pengajuan Fasilitas Tax Holiday, serta Pelaksanaan Verifikasi dalam Pemanfaatan Fasilitas Tax Holiday dan Penerbitan Surat Keterangan Fiskal Online.

Pada sosialisasi ini dijelaskan bahwa tax holiday diberikan untuk mendorong investasi di industri pioneer yakni industri yang mempunyai keterkaitan luas, memberi nilai tambah dan eksternalitas yang tinggi, memperkenalkan teknologi baru, dan memiliki dampak strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Ada 18 sektor yang mendapatkan Tax Holiday di antaranya: industri pembuatan komponen utama mesin tenaga listrik, industri pembuatan komponen utama kereta api, industri pembuatan komponen robotik yang menukung usaha manufaktur, industri infrastruktur, ekonomi digital yang berkaitan dengan pengolahan data, hosting, maupun kegiatan yang berhubungan dengan itu.

Ferry Afiandi, Kepala Subbidang PPh Umum, Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, BKF yang bertindak sebagai moderator menutup acara sosialisasi dengan membacakan kesimpulan bahwa pendapatan negara tidak semata-mata membahas tentang usaha untuk memperoleh penerimaan negara dengan pajak, tetapi ada juga upaya dari pemerintah untuk memberikan fasilitas sebagai bentuk dorongan tumbuhnya perekonomian nasional. (ocid/atw)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 28/MK.10/2019,   USD : 14,288.00    AUD : 9,874.73    GBP : 18,080.10    SGD : 10,444.61    JPY : 13,166.11    EUR : 16,092.41    CNY : 2,062.02