Pemerintah Perketat Pengelolaan Dana ASEAN Demi Capai MEA yang Lebih Baik


Jakarta, (14/3) – Tahun ini Indonesia menjadi ketua pertemuan ASEAN Fund Advisory Group (FAG) ke-17. Sejumlah delegasi negara anggota ASEAN hadir pada pertemuan yang diselenggarakan di sebuah hotel bilangan Jakarta ini. Hadir sebagai Ketua Rapat (Chair of Meeting) Ayu Sukorini, Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal mewakili Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

“Dengan pertemuan ini harapannya pengelolaan dana di ASEAN khususnya yang dikelola FAG bisa mendukung perkembangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”, ujar Ayu dalam pidato pembukaannya.

FAG berfungsi sebagai platform penting bagi ASEAN untuk membahas kemajuan dan sarana yang bertujuan meningkatkan keberhasilan dan efisiensi pengelolaan dana, baik yang berasal dari ASEAN Cultural Fund (ACF) maupun ASEAN Development Fund (ADF) yang diharapkan dapat berkontribusi besar pada agenda-agenda dan tujuan ASEAN.

“Dalam dua hari kedepan kita akan mendiskusikan sejumlah isu yang terkait dengan evaluasi kinerja para fund manager beserta para custodian bank, termasuk meninjau kembali hal-hal terkait investasi ke depannya”, lanjut Ayu.

Pada hari pertama, pertemuan ini didahului dengan paparan laporan ACF dan ADF oleh ASEAN Secretariat, dan dilanjutkan dengan paparan laporan dari para custodian bank: State Street Bank & Trust; Manulife Asset Management; dan Schroders Asset Management.

Selanjutnya pada hari kedua, pada pertemuan ini didiskusikan tentang kinerja fund manager serta berbagai pendekatan investasi. Pada akhir sesi, para delegasi juga mendiskusikan terkait rencana pertemuan ASEAN Fund Advisory Group (FAG) ke-18. Petemuan ASEAN Fund Advisory Group (FAG) berikutnya akan diketuai oleh Malaysia dan diselenggarakan di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta. (fm/cs)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 27/MK.10/2019,   USD : 14,253.00    AUD : 9,938.55    GBP : 18,096.11    SGD : 10,442.46    JPY : 13,145.39    EUR : 16,092.50    CNY : 2,055.18