Menteri Keuangan Menerima Delegasi Australian Institute for International Affairs


(Jakarta, 12/6) Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berkesempatan menerima delegasi dari Australian Institute for International Affairs (AIIA) di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan. Kunjungan AIIA ini bertujuan untuk memahami lebih dalam kondisi Indonesia terkini dan respons Indonesia terhadap tantangan strategis, ekonomi, dan sosial dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut Menkeu menjelaskan perubahan besar yang terjadi pascareformasi yang ditandai dengan adanya penyempurnaan tata aturan, penyerahan beberapa kewenangan ke daerah, dan upaya perbaikan stabilitas ekonomi.

Selain itu, Menkeu juga menyinggung perkembangan ekonomi global utamanya terkait dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Selanjutnya delegasi AIIA banyak menanyakan seputar usaha pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, khususnya pajak. Menkeu menyampaikan bahwa saat ini pemerintah banyak melakukan reformasi perpajakan melalui penyederhaan proses administrasi, penggunaan teknologi dalam proses perpajakan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan perpajakan. Menkeu juga menjelaskan upaya untuk meningkatkan tax ratio di Indonesia yang masih rendah serta kerjasama lintas negara terkait perpajakan seperti implementasi Automatic Exchange of Information (AEOI) dan peninjauan ulang Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan berbagai negara.

Selain isu perpajakan, Menkeu juga menyampaikan upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pembukaan lapangan pekerjaan, perbaikan iklim investasi, dan peningkatan produktivitas. Terkait produktivitas, peningkatan kualitas human capital merupakan isu penting bagi pemerintah dan akan menjadi fokus di tahun-tahun mendatang.

Satu hal yang juga sempat disinggung dalam pertemuan tersebut adalah masih adanya ketimpangan ekonomi tidak hanya dalam hal individu, namun juga dari aspek kewilayahan dimana pembangunan di Indonesia masih belum merata dan seimbang.

Terakhir, Menkeu menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang terbuka, dinamis, dan demokratis. Oleh karenanya, Menkeu berharap agar hubungan baik dengan Australia selama ini dapat terus terjaga dengan baik dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Selain pengurus dan anggota AIIA, dalam pertemuan tersebut hadir pula Duta Besar Australia untuk Indonesia, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, serta Staf Ahli Menteri bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional.

  Kurs Pajak : KMK Nomor 57/MK.10/2019,   USD : 14,082.00    AUD : 9,629.99    GBP : 18,458.74    SGD : 10,341.20    JPY : 12,956.99    EUR : 15,598.81    CNY : 1,998.79