Batas akhir pengiriman artikel
17 Juli 2026
Pengumuman
Panitia Call for Paper Kemenkeu 2026 menyampaikan bahwa daftar finalis telah diumumkan. Silakan lihat daftar finalis pada bagian di bawah halaman ini.
Lihat daftar finalisdalam Mendukung Pertumbuhan dan Penerimaan yang Berkelanjutan
di Era Ekonomi Digital.
Sampaikan ide, riset, dan rekomendasi kebijakan melalui subtema Call for Paper Kemenkeu 2026.
Berikut daftar paper yang masuk finalis. Urutan disusun berdasarkan abjad agar lebih mudah ditelusuri.
| Penulis | Judul Paper |
|---|---|
| Abimanyu Susanto, Fairuz Akmal Asyiraj, Regyta Maheswari Sembada, Raihan Salman Sukmara | Dari Data Menjadi Dana: Urgensi AI Forensik pada Sistem Coretax sebagai Katalisator Kepatuhan Pajak HWI |
| Ade Darma Putra, Himawan Saputro | The Impact of a VAT Rate Increase and Base Broadening on the Economy, Revenue, and Tax Burden in Indonesia: A Static Computable General Equilibrium Model Estimation |
| Ade Sobrina Hasibuan | From Data Integration to Sustainable Revenue: Managing Transitional Compliance Burden in Indonesia’s Coretax Reform |
| Agung Endika Satyadini, Ade Darma Putra, Restu Rea Erlangga, Brigitta Steffi VDKG | Seeing Tax Incentives from Space: The Development Effects of Indonesia's Bonded Zones Using Nighttime Lights |
| Anggari Dwi Saputra | Decoding the Black Box Predicting Taxpayers’ Transfer Pricing Method Choices and Identifying Their Key Predictors |
| Chandra Purwana | Optimalisasi Kebijakan PPN melalui Reformasi Tarif dan Perluasan Basis Pajak |
| Fauzi Hadi Al Amri, Amara Roona Zahira, Renada Aulia Salsabila | Artificial Intelligence dalam Penegakan Hukum Pajak di Indonesia: Analisis Legalitas dan Tata Kelola Berdasarkan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi |
| Garda Arganta, Aulia Pengdaviera Juntami, Anggraeni Vriscilia Putri Harianja | Designing an Integrated AI-Based Tax Early Warning System: A Conceptual Framework for Tax Fraud Detection through Tax Administration and Financial Reporting Data |
| Gede Satria Pujanggo, Pg, I Putu Fajar Dipayana Putra | Competition, Tax Avoidance, and the Limits of the Avoidance–Evasion Paradox: Evidence from Indonesian Listed Manufacturing Firms |
| Hana Dhayan | Beyond Marketplaces: Readiness and Revenue Scenarios for Indonesia’s Digital Tax Administration |
| Icha Wahyu Kusuma Ningrum, Arya Candra Kusuma, Yuninda Anggraini Putri | Estimasi Shadow Economy dan Klasterisasi Provinsi untuk Optimalisasi Penerimaan Pajak: Pendekatan MIMIC dan Cluster Analysis |
| ike dewi purwanti | PENGUATAN DOKUMENTASI TRANSFER PRICING ATAS TRANSAKSI INTANGIBLE DALAM MENDUKUNG OPTIMALISASI PENERIMAAN PAJAK: EVALUASI KERANGKA PMK 172 TAHUN 2023 |
| Jylan Annisa Mumtaza Syidana, Ahmad Naufal Farras | Insidensi Pajak dan Tax Gap Perilaku pada Pemungutan PPh Final Marketplace Melalui Pendekatan Simulasi Mikro |
| LIS VINA SARI | Efektivitas Coretax Administration System dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak: Evaluasi Awal Pasca Implementasi |
| Luh Made Rahmita Asriana Patni, I Made Jana Darmika | Penerusan Pajak dan Heterogenitas Spasial: Analisis Reformasi Tarif PPN Indonesia |
| Marthias Priambodo | Project-Based Tax Contribution: Mekanisme Pajak Partisipatif Berbasis Impact Investment untuk High-Wealth Individuals di Indonesia |
| Muhammad Avience, Alwan Kemal, Muhammad Ramadhan | Belajar dari Kegagalan Cukai Plastik: Merancang Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan yang Layak Terlaksana. |
| Muhammad Azhar Nurzaman | Enhancing Tax Compliance: The Role of Clarification Letters and Trigger Data in Indonesia |
| Muhammad Fazlurrahman Syarif | Where Should Indonesia Expand Its Tax Base? A Multilevel PCA and Explainable Machine Learning Analysis of Provincial Taxable Capacity and National Revenue Priorities |
| Pranidhana Putra Kusdaryanto, Hermanus Lintang Asmarawan, Tri Septiyani, Diah Ilmi Rizqiana | Institutionalising Mandatory Disclosure in Property Transactions to Minimise the Shadow Economy: A Lesson-Drawing Perspective from Australia to Indonesia |
| Rayson Virtuosi | Mempersempit Tax Capacity Gap: Bukti Panel 31 Negara dan Strategi Reformasi Administrasi Berbasis Data |
| Revienda Anita Fitrie, Galih Wahyu Pradana | Data-Driven Tax Administration in the Era of Global Transparency: Governed Capacity, Compliance, and Taxpayer Rights |
| Rifansa Adi Heliantara, Fadhil Ramadhan | Dari Imunitas ke Akuntabilitas: Desain Safeguards Berbasis Informasi untuk Pasal 50A UU P2SK |
| Rino Romadhoni, Ika Karlina Idris | Signed By K-Pop Fans: How a Viral Petition Reshaped Indonesia’s VAT Policy |
| Romario | Multisource Data Analytics Model in the Core Tax Administration System for Optimizing Tax Revenue |
| Suryo Adi Rakhmawan | Fiscal Visibility Atlas: Memetakan Titik Buta Fiskal Kabupaten/Kota dari Jejak Ekonomi, Geospasial, dan Digital |
| T. Miftahul 'Afif | Tata Kelola Fiskal Digital dan Kinerja Penerimaan Pajak Provinsi di Indonesia: Peran Moderasi Efektivitas Pemungutan |
| Tasdik Mahandito | Keterhubungan QRIS dan NIK melalui Payment ID sebagai Instrumen Formalisasi Shadow Economy: Model Optimasi Kalkulus dan Permainan Stackelberg untuk Penerimaan Pajak serta Pertumbuhan Ekonomi |
| Yohanes Eki Apriliawan | Kawasan Ekonomi Khusus dan Relokasi Tenaga Kerja, Bukti Empiris serta Implikasi Fiskalnya di Indonesia |
| Yohanes Eki Apriliawan, Bayu Dwi Kurniawan | Kekayaan Tersembunyi di Tanah dan Emas sebagai Proksi Tax Gap Wirausaha di 514 Kabupaten/Kota Indonesia |
Catatan Tambahan
Gambaran Umum
Tema Call for Paper Kemenkeu 2026
Call for Paper Kemenkeu 2026 mengundang kontribusi ide, riset, dan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat kebijakan dan administrasi perpajakan Indonesia.
Pembahasan difokuskan pada transformasi kebijakan dan administrasi perpajakan yang mendukung pertumbuhan dan penerimaan yang berkelanjutan di era ekonomi digital.
Tema utama dijabarkan ke dalam sepuluh subtema yang dapat dipilih sesuai fokus artikel atau karya tulis Anda.
Transformasi Kebijakan dan Administrasi Perpajakan dalam Mendukung Pertumbuhan dan Penerimaan yang Berkelanjutan di Era Ekonomi Digital
Pilih subtema yang paling relevan dengan artikel atau karya tulis Anda.
Peserta
Penghargaan
Isi nama dan alamat email Anda untuk mengunduh berkas berikut:
Berikut alur pengiriman naskah yang perlu Anda ikuti:
Berikut ketentuan umum Call for Paper Kemenkeu 2026 yang perlu diperhatikan sebelum mengirim naskah.
Seluruh naskah akan melalui tahapan penilaian berikut.
Penilaian kesesuaian naskah dengan tema, format penulisan, dan kelengkapan dokumen.
Penilaian unsur plagiarisme, kualitas referensi, dan ketepatan tata bahasa.
Penilaian kedalaman analisis, kualitas gagasan, rekomendasi kebijakan, dan kekuatan substansi naskah.
Penilaian naskah secara menyeluruh untuk menetapkan pemenang.
Berikut jadwal resmi Call for Paper Kemenkeu 2026.
Untuk pertanyaan terkait Call for Paper Kemenkeu 2026, silakan hubungi kontak panitia berikut.
082135035080
085867814154
Email resmi panitia