• Panduan Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial dalam Proyek Perubahan Iklim

    Panduan Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial dalam Proyek Perubahan Iklim

    Panduan Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial dalam Proyek Perubahan Iklim untuk Pemrakarsa Proyek Green Climate Fund (GCF) berisi informasi terkait konsep dasar prinsip gender dan inklusi sosial (GESI), kaitan antara prinsip GESI dan perubahan iklim, serta kerangka hukum dalam perubahan iklim dan GESI.

  • Green Climate Fund Terus Mendukung Pertumbuhan Hijau di Indonesia

    Green Climate Fund Terus Mendukung Pertumbuhan Hijau di Indonesia

    Selama lima tahun terakhir, Green Climate Fund (GCF) telah membantu membangun lingkungan pendukung (enabling environment) untuk pendanaan iklim serta pertumbuhan hijau di Indonesia melalui program Kesiapan (readiness program) fase pertama hingga ketiga. Dalam Pertemuan Komite Pengarah Global Green Growth Institute (GGGI) pada tanggal 27 Maret 2023, Bapak Noor Syaifudin mewakili Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) memaparkan kegiatan dan dampak Program Kesiapan yang dikelola oleh BKF selaku National Designated Authority (NDA) GCF di Indonesia.

Tentang NDA
Tentang NDA

National Designated Authority (NDA) bertugas sebagai penghubung utama antara negara bersangkutan dengan Green Climate Fund (GCF). NDA memainkan peran kunci dalam memastikan kepemilikan negara  yang merupakan prinsip utama dari model bisnis GCF.

Tentang GCF
Tentang GCF

Green Climate Fund (GCF) adalah mekanisme keuangan dalam kerangka United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), yang didedikasikan untuk mendukung negara-negara berkembang dalam pergeseran paradigma menuju pembangunan yang rendah emisi dan tahan iklim.

Kegiatan
Kegiatan

Hingga Maret 2021, NDA telah menerbitkan 12 No-Objection Letter (NOL). Lima diantaranya telah disetujui GCF, yaitu: Geothermal Resouce Risk Mitigation (GREM), Climate Investor One (CIO), REDD+ Results-Based Payment, Sub national Climate Fund, ASEAN Catalytic Green Finance Facility (ACGF) dan satu persiapan proyek untuk BRT Semarang. Saat ini, NDA bersama GGGI menjalankan Program Kesiapan dan Persiapan.

Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Instrumen Portofolio
Pendanaan GCF
0.42
miliar
Dana Padanan
1.39
miliar
Nilai Total
1.81
miliar
Proyek
Green Guarantee Company

Green Guarantee Company

74,6 juta
Ton CO2 yang Dihindari
36,9 juta
Penerima Manfaat
40,5 juta
Pendanaan GCF
322,5 juta
Dana Padanan
Pembangkit dan Akses EnergiPembangkit dan Akses Energi

Green Guarantee Company

di 8 negara, termasuk Indonesia

Pembangkit dan Akses EnergiPembangkit dan Akses Energi
Tentang proyek
Dimulai
20 Oktober 2022
Entitas Terakreditasi
MUFG Bank, Ltd.

Green Guarantee Company (GGC) adalah institusi global pertama yang didedikasikan untuk menyediakan jaminan bagi obligasi iklim dengan dampak adaptasi dan mitigasi yang signifikan. GGC akan menciptakan ekosistem terkait obligasi iklim untuk negara berkembang dengan menghubungkan penerbit lokal dengan investor internasional dan membangun kelompok kerja di negara tempat ia beroperasi. GCF akan menjadi pemilik saham pertama melalui penyediaan modal tahap awal untuk memberikan insentif terhadap partisipasi dari investor swasta dan institusi komersial.

Berita
Green Climate Fund Terus Mendukung Pertumbuhan Hijau di Indonesia

Selama lima tahun terakhir, Green Climate Fund (GCF) telah membantu membangun lingkungan pendukung (enabling environment) untuk pendanaan iklim serta pertumbuhan hijau di Indonesia melalui program Kesiapan (readiness program) fase pertama hingga ketiga. Dalam Pertemuan Komite Pengarah Global Green Growth Institute (GGGI) pada tanggal 27 Maret 2023, Bapak Noor Syaifudin mewakili Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) memaparkan kegiatan dan dampak Program Kesiapan yang dikelola oleh BKF selaku National Designated Authority (NDA) GCF di Indonesia.

Green Climate Fund Terus Mendukung Pertumbuhan Hijau di Indonesia
Meningkatkan Jangkauan GCF di Indonesia dan Secara Global

Pertemuan Dewan Pimpinan GCF ke-35, dilaksanakan pada tanggal 13-16 Maret 2023 di Songdo, Incheon, Republik Korea. Pertemuan tersebut menghasilkan berbagai keputusan termasuk persetujuan proyek/program multi negara dan negara tertentu, dan memperkenalkan sebuah mekanisme akreditasi baru yang dinamakan proses Pendekatan Penilaian Spesifik Proyek (Project-specific Assessment Approach/PSAA).

Meningkatkan Jangkauan GCF di Indonesia dan Secara Global
Dapatkan Info Terbaru