OBLIGASI SEBAGAI SUMBER DANA JANGKA PANJANG PERUSAHAAN
Penulis: Drs. Hinsa Siahaan, M.B.A (2000)
Tulisan ini mengungkapkan bahwa penggunaan obligasi sebagai sumber dana jangka panjang dapat melipatgandakan kemakmuran atau melipatgandakan kekayaan pemilik perusahaan, asalkan digunakan pada kondisi yang tepat. Sebaliknya akan menimbulkan kerugian besar jika digunakan pada kondisi yang tidak tepat. Demikian juga halnya, jika negara menggunakan pinjaman dari luar negeri untuk mendanai pembangunan akan dapat meningkatkan kemakmuran rakyat jika dilakukan pada kondisi yang tepat. Sebaliknya akan mendatangkan kesengsaraan bagi rakyat jika digunakan secara tidak tepat guna. Penggunaan utang luar negeri selama tiga dekade terakhir ini, analog dengan penggunaan obligasi yang dilakukan perusahaan sudah waktunya dievaluasi secara sungguh-sungguh, sehingga pada akhirnya diketahui seberapa besar sumbangannya di dalam melipatgandakan kemakmuran rakyat, atau sebaliknya telah menyengsarakan rakyat.
DISCLAIMER
Kajian/tulisan yang ditampilkan dalam halaman ini merupakan pendapat akademis penyusun dan tidak mewakili kebijakan/pendapat dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Kementerian Keuangan, Republik Indonesia.
The studies / writings displayed on this page are the compilers' academic opinions and do not represent the policies / opinions of the Directorate General of Economic and Fiscal Strategy, Ministry of Finance, Republic of Indonesia.