Tinjauan Ekonomi, Keuangan dan Fiskal

Edisi III 2020: Mengurangi Dampak Pandemi Covid- 19 dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Positif

Tahun : 2020

Setelah berjalan selama kurang lebih enam bulan, wabah COVID-19 nampaknya belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Dari sisi ekonomi, wabah atau pandemi ini berdampak terhadap sisi permintaan dan penawaran. Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat atau Daerah untuk menekan penularan yang meluas dan bertambahnya korban jiwa, tidak dapat dihindari menyebabkan turunnya permintaan untuk barang dan jasa. Ditambah dengan turunnya penawaran barang dan jasa antara lain karena tutupnya pusat-pusat perbelanjaan. Indonesia dan dunia menghadapi resesi. Untuk menghindari kelesuan ekonomi yang berkepanjangan, Pemerintah telah menyiapkan program-program yang bertujuan untuk memulihkan ekonomi nasional, tidak hanya di triwulan III tahun ini, namun juga di tahun 2021. Program-program yang bertujuan untuk memulihkan daya beli masyarakat sehingga diharapkan mampu mendorong naiknya kembali permintaan akan barang dan jasa, juga diharapkan akan memberi stimulan bagi para pelaku usaha untuk memperbaiki sisi penawaran dari ekonomi makro.

Baca   Download

Edisi II 2020 : Menjaga Ekonomi Nasional di Tengah Pandemi COVID-19

Tahun : 2020

Wabah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini telah menyebabkan tekanan pada perekonomian global. Tidak terkecuali di Indonesia, indikator perekonomian nasional menunjukkan penurunan yang signifikan dengan dibarengi terhentinya berbagai aktivitas ekonomi sebagai imbas dari pandemi tersebut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2020 yang hanya berada pada angka 2,97% menggambarkan secara umum tekanan ekonomi yang sedang dialami oleh Indonesia setelah pada tahun-tahun sebelumnya selalu berada pada angka kisaran 5%. Sementara itu, jumlah penderita COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan penurunan yang berarti.

Baca   Download

Edisi I 2020: Bertahan di Tengah Potensi Resesi Ekonomi Global

Tahun : 2020

Perkembangan positif di awal tahun 2020 dengan optimisme pemulihan ekonomi yang didukung dengan berbagai indikator ekonomi yang mulai menunjukkan arah pembalikan. Kinerja manufaktur di beberapa negara seperti Tiongkok India, Malaysia, Singapura dan Indonesia sempat menunjukkan tren perbaikan, setelah di tahun 2019 kinerja manufaktur global turun akibat permintaan yang lemah dan tensi perang dagang. Kinerja perdagangan beberapa negara juga turut membaik di akhir 2019 hingga awal 2020.

Baca   Download

Edisi IV 2019: Mengokohkan Reformasi di Tengah Dinamika Global

Tahun : 2019

Menutup tahun 2019, isu-isu global masih terus berkembang dinamis. Perlambatan aktivitas manufaktur terjadi di berbagai negara dan proyeksi pertumbuhan ekonomi global terus terkoreksi. Perang dagang AS-Tiongkok sebagai salah satu isu yang cukup kuat memang sudah mulai memasuki tahapan negosiasi dan kompromi. Namun demikian, bercermin dari kesepakatan AS-Tiongkok di forum G-20 Osaka yang meleset dan tidak berkelanjutan, kita tentu harus siap jika sewaktu-waktu muncul momentum yang dapat menimbulkan syok pada perekonomian. Potensi ketidakpastian masih akan terus membayangi.

Baca   Download

Edition III 2019 : The Role of Domestic in Supporting Economic Growth

Tahun : 2019

Global economic pressures remain high due to slowing real activity and uncertainty over the trade war. Trade tensions increased after the US Government increased import tariffs by 10 percent on Chinese imports worth USD300 billion. The US government also gave the Chinese Government the label of currency manipulator in response to the Chinese Government letting the Yuan weaken to RMB7 for the first time since 2008, which was considered an intentional step to boost China's competitiveness. The continuing trade war and indications towards a currency war received a negative response on global financial markets. The trade war also creates risks to the economic prospects of the US and China, which are already facing a slowdown. Concerns over the outlook for the US economy have been reflected in an inversion of the US yield curve.

Baca   Download