Tinjauan Ekonomi, Keuangan, dan Fiskal
Edisi I 2022 : Penguatan Kinerja Ekonomi di Tengah Tantangan Pandemi
Tahun : 2022
Covid-19 dan kinerja ekonomi global menunjukkan tren yang membaik. Perkembangan pandemi sempat diwarnai kenaikan kasus Covid-19 seiring munculnya varian Omicron. Namun, sejak Februari 2022 jumlah kasus dan tingkat kematian mulai menurun. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan mengalami rebound di angka 5,9 persen pada 2021. Percepatan vaksinasi, berlanjutnya stimulus, dan kebijakan penanganan pandemi menjadi faktor pendorong pemulihan. Namun demikian, pemulihan ekonomi menghadapi tantangan dan risiko yang semakin meningkat antara lain pandemi Covid-19 yang masih memberikan ketidakpastian yang tinggi, pengetatan kebijakan moneter global serta konflik geopolitik Rusia dan Ukraina.
Edisi IV 2021 : Berlanjutnya Tren Pemulihan
Tahun : 2021
Perkembangan pandemi Covid-19 global pada triwulan IV 2021 ditandai dengan meningkatnya kembali kasus harian global pasca reopening di berbagai negara serta munculnya Omicron sebagai variant of concern (VOC) baru. Di sisi lain, kasus Covid-19 domestik dalam tren yang menurun. Namun demikian, Pemerintah Indonesia tetap memberlakukan langkah antisipatif pengendalian pandemi. Perkembangan ekonomi domestik dalam tren yang membaik. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2021 tercatat sebesar 3,51 persen (yoy), mengindikasikan terjaganya momentum pemulihan. Memasuki triwulan IV, sejumlah indikator dini menunjukkan tren yang terus menguat. Meskipun demikian, Pemerintah senantiasa memantau dan bersikap waspada atas berbagai ketidakpastian dan risiko yang ada baik akibat pandemi Covid-19 maupun dinamika ekonomi global terkini.
Edisi III 2021 : Kebijakan Fiskal Mendukung Pemulihan
Tahun : 2021
Sampai dengan akhir triwulan III, pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan global terlebih dengan merebaknya Varian Delta, namun kondisi global mulai menunjukkan perkembangan yang baik. Di sisi domestik, Indonesia telah melewati puncak gelombang kedua pandemi. Perkembangan tersebut seiring dengan kebijakan penanganan pandemi yang dilakukan Pemerintah seperti pemberlakukan PPKM Darurat yang diikuti dengan PPKM level 4 dan 3 di berbagai daerah, penambahan fasilitas kesehatan, peningkatan testing, serta akselerasi vaksinasi sehingga kasus Covid-19 mampu ditekan hingga 3 ribuan kasus per hari, lebih rendah dibanding level sebelum gelombang kedua. Meski demikian, Indonesia harus tetap waspada mengingat masih dinamisnya isu Covid-19. Untuk itu akselerasi vaksinasi merupakan salah satu upaya signifikan untuk melawan penyebaran pandemi.
Edisi II 2021 : Mendorong Pemulihan Ekonomi dan Memperkuat Reformasi Struktural
Tahun : 2021
Pengendalian Covid-19 dan kinerja ekonomi global di triwulan II tahun 2021 secara umum jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu. Tepat setahun lalu, dunia berada dalam situasi ketidakpastian yang sangat tinggi di tengah pandemi Covid-19 yang masih relatif baru. Kepanikan dan kebijakan pembatasan sosial ketat yang serentak dilakukan seolah membawa dunia pada status "pause". Meskipun demikian, negara-negara terus beradaptasi dan perlahan mulai mampu membangkitkan ekonominya. Dinamika pandemi Covid-19 terus memberikan pelajaran, berbagai penyesuaian sikap dan kebijakan dilaksanakan.
Edisi I 2021 : Menjaga Optimisme Pemulihan Ekonomi
Tahun : 2021
Pada triwulan pertama tahun 2021, kasus Covid-19 di berbagai negara termasuk Indonesia masih fluktuatif, namun telah menunjukkan tren penurunan rata-rata kasus dan kematian harian. Sementara itu, vaksinasi global secara umum terus menunjukkan perkembangan yang begitu cepat. Pemenrintah juga berkomitmen agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dalam kondisi full capacity. Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia kurang lebih memiliki 30 ribu petugas pemberi vaksin, 10 ribu puskesmas, serta 3 ribu rumah sakit yang dapat digerakkan dengan harapan vaksinasi dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun