Beneficial Owner dalam OECD Model Tax Convention (MTC): Sejarah dan Perkembangan Terkini
Penulis: Pusat Kebijakan Pendapatan Negara (2012)
Terminologi beneficial owner dikenal pertama kali dalam English Trust Law. Dalam hukum Inggris tersebut, beneficial owner didefinisikan sebagai pihak yang memenuhi kriteria sebagai pemilik tanpa adanya keharusan pengakuan kepemilikan dari sudut pandang hukum (legal title).
A. Beneficial Owner pada OECD MTC Sebelum Era 2000
Dalam sejarah OECD Model Tax Convention, istilah Beneficial Owner diperkenalkan pertama kali pada tahun 1977. Istilah beneficial owner muncul pada Pasal 10 (Dividend), 11 (Interest) dan 12 (Royalty), dalam upaya memberikan batasan yang jelas tentang pihak yang dapat dianggap sebagai penerima fasilitas tarif pajak yang lebih rendah di negara sumber atas penghasilan dividend, bunga, dan royalti. Pada saat itu, OECD MTC 1977 tidak memberikan definisi apapun terhadap istilah tersebut. Namun demikian, dalam paragraf 12 OECD MTC 1977 commentarries on Article 10 (dividend), diberikan penegasan bahwa terminologi beneficial owner tidak meliputi Agen maupun Nominee. Secara spesifik disebutkan bahwa fasilitas pengurangan tarif pajak di negara sumber tidak dapat diberikan apabila dalam transaksi pembayaran penghasilan dividend, bunga, royalti tersebut terdapat pihak perantara seperti Agen dan Nominee, kecuali bila beneficial owner tersebut merupakan penduduk (resident) dari negara lain dalam perjanjian (resident of the other contracting state).
DISCLAIMER
Kajian/tulisan yang ditampilkan dalam halaman ini merupakan pendapat akademis penyusun dan tidak mewakili kebijakan/pendapat dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Kementerian Keuangan, Republik Indonesia.
The studies / writings displayed on this page are the compilers' academic opinions and do not represent the policies / opinions of the Directorate General of Economic and Fiscal Strategy, Ministry of Finance, Republic of Indonesia.