Siaran Pers Partisipasi Indonesia dalam APEC FMM 2019

Santiago, Chile, 11 Oktober 2019 - Pada tanggal 11-15 Oktober 2019, bertempat di Santiago, Chile, akan diselenggarakan Rangkaian Pertemuan Menteri Keuangan APEC (APEC Finance Ministers and Deputy’s Meeting – FMM). APEC FMM merupakan pertemuan puncak rangkaian kegiatan APEC untuk Jalur Keuangan (Finance Ministers’ Process/FMP) dan akan membahas seluruh hasil utama yang telah dicapai oleh FMP selama Tahun 2019. Delegasi Indonesia pada rangkaian APEC FMM akan dipimpin oleh Suminto, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Makroekonomi dan Kerja Sama Internasional, dengan didampingi oleh Adi Budiarso, Plt. Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral, Badan Kebijakan Fiskal. Selain itu akan hadir pula delegasi dari Bank Indonesia yang terdiri dari Ricky P. Gozali, Direktur Internasional, Bandoe Widiharto, Direktur Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen.

Rangkaian pertemuan APEC FMM terdiri dari:

  • Seminar on ESG Factors in The Financial Markets pada tanggal 11 – 12 Oktober 2019;
  • pertemuan tingkat teknis (Senior Finance Officials Meeting/SFOM) dan pertemuan tingkat Deputi (Finance and Central Bank Deputies Meeting/FCBDM) pada tanggal 13 Oktober 2019, serta ;
  • pertemuan tingkat Menteri Keuangan pada tanggal 14 – 15 Oktober 2019.

APEC FMM tahun ini memiliki empat agenda utama, yaitu: (i) Boosting Integration on Financial Markets Through Digital Economy, (ii) Financial Inclusion: Closing The Gap Through Digitalization; (iii) Financial Management of Disaster Risks: Mitigation and Resilience; dan (iv) Implementing the Cebu Action Plan. Selain itu, Menteri Keuangan Chile juga mengundang Kementerian Keuangan RI dalam High Level Seminar on Enhancing Financial Management against Natural Disasters yang diadakan pada tanggal 14 Oktober 2019.

Selain pembahasan agenda tersebut, APEC FMM juga akan membahas beberapa agenda lain, seperti perkembangan ekonomi dan keuangan di kawasan Asia Pasifik, kolaborasi antara FMP dengan APEC Jalur Economic Committee (EC), dan perkembangan inisiatif Disaster Risk Financing and Insurance (DRFI).

APEC FMM sangat penting untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan keuangan di kawasan Asia dan Pasifik, serta kerja sama bilateral antara Indonesia dengan anggota APEC dan seluruh lembaga multilateral, seperti IMF, Bank Dunia, ADB, dan OECD, yang selama ini aktif berpartisipasi dalam setiap pertemuan APEC. Selain itu, kehadiran Delegasi RI dalam APEC FMM juga sangat relevan mengingat dinamika perekonomian global, dan agenda utama pada pertemuan APEC dan High Level Seminar on Enhancing Financial Management against Natural Disasters sejalan dengan prioritas nasional mengenai Strategi Pembiayaan dan Asuransi Risiko Bencana yang saat ini dalam tahap implementasi.

 

Narahubung Media:

Kristiyanto
Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral
Badan Kebijakan Fiskal
Kementerian Keuangan
ikp.bkf@kemenkeu.go.id

Baca