Kajian Singkat Analisa Keikutsertaan Indonesia sebagai Anggota Better Than Cash Alliance (BTCA)
Penulis: Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (2015)
Pendahuluan
Dalam beberapa tahun belakangan ini, keuangan inklusif telah menjadi agenda penting di forum-forum internasional dan regional, antara lain G20, OECD, APEC dan ASEAN. Pengertian keuangan inkusif (financial inclusion) secara umum adalah seluruh upaya yang bertujuan meniadakan segala bentuk hambatan yang bersifat harga maupun non harga, terhadap akses masyarakat dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan. Keuangan inklusif merupakan suatu strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan serta stabilitas sistem keuangan. Berdasarkan kajian yang disusun oleh Bank Indonesia, terdapat beberapa keuntungan dari keuangan inklusif, antara lain:
- Meningkatkan efisiensi ekonomi melalui penurunan biaya transaksi
- Mendukung stabilitas sistem keuangan
- Mengurangi shadow banking atau irresponsible finance
- Mendukung pendalaman pasar keuangan
- Memberikan potensi pasar baru bagi perbankan
- Mendukung peningkatan Human Development Index (HDI)
- Berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional yang sustain dan berkelanjutan
- Mengurangi kesenjangan (inequality) dan rigiditas low income trap, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya berujung pada penurunan tingkat kemiskinan.
File Terkait: