Pengelolaan Industri Ekstraktif di Indonesia : Kebijakan Fiskal dan Tantangan Ke Depan

Penulis: Sofia Arie Damayanty, Peneliti Pusat Kebijakan Pendapatan Negara (2016)

Indonesia merupakan salah satu negara yang menggantungkan penerimaan negaranya dari sumber daya alam, minyak dan gas bumi serta mineral lainnya. Karena sifatnya yang tidak terbarukan dan rentan terhadap fluktuasi harga, kebijakan atas industri ekstraktif perlu mendapat perhatian khusus sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal dan sustainable bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Melalui analisis deskriptif berdasarkan teori serta praktik yang berlaku umum, tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi pengelolaan industri ekstraktif di Indonesia, apa saja hambatan yang dihadapi saat ini, serta tantangan di masa depan. Tulisan ini merekomendasikan beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah untuk menjaga kesinambungan fiskal dan kemanfaatan dari eksploitasi sumber daya alam yang tidak terbarukan, yaitu (i) menjaga konsistensi pelaksanaan kebijakan, (ii) membentuk sovereign wealth fund, serta (iii) mendorong perkembangan diversifikasi ekonomi.

File Terkait

DISCLAIMER

Kajian/tulisan yang ditampilkan dalam halaman ini merupakan pendapat akademis penyusun dan tidak mewakili kebijakan/pendapat dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Kementerian Keuangan, Republik Indonesia.

The studies / writings displayed on this page are the compilers' academic opinions and do not represent the policies / opinions of the Directorate General of Economic and Fiscal Strategy, Ministry of Finance, Republic of Indonesia.