Dampak Penghapusan Larangan Ekspor CPO : Suatu Analisa Teoritis
Penulis: Ni Made Rooskareni (2000)
Studi teoritis ini menemukan bahwa perubahan kebijakan pemerintah dari larangan ekspor suatu komoditi menjadi diperbolehkan mengekspor tidak menjamin terciptanya dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Dampak perubahan kebijaksanaan pemerintah sangat tergantung pada kebijakan baru yang menggantikan kebijakan lama atau yang sedang berlaku. Perubahan kebijakan dari larangan ekspor menjadi diperbolehkan mengekspor dengan pajak ekspor maksimal (prohibitive export tax rate) dan pemberian subsidi atas konsumsi komoditi tersebut akan memberikan dampak negatif yang paling tinggi terhadap perekonomian nasional. Semakin kecil subsidi, semakin kecil dampak negatif yang terjadi. Semakin kecil tarif pajak ekspor, semakin besar dampak positif yang terjadi. Dampak positif maksimal dapat dicapai apabila larangan ekspor diganti dengan diperbolehkan mengekspor secara bebas.
DISCLAIMER
Kajian/tulisan yang ditampilkan dalam halaman ini merupakan pendapat akademis penyusun dan tidak mewakili kebijakan/pendapat dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Kementerian Keuangan, Republik Indonesia.
The studies / writings displayed on this page are the compilers' academic opinions and do not represent the policies / opinions of the Directorate General of Economic and Fiscal Strategy, Ministry of Finance, Republic of Indonesia.