Kajian
Market Update Utang September 2010
Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (2010)
• Tingkat Imbal Hasil SUN jangka pendek melemah namun jangka panjang membaik dibandingkan bulan Juli, Yield SUN 10Y berada pada 8,257%, sedangkan Yield SUN 30 Y 9,45%. Serta terjadi Net Capital Inflow pada SUN sebesar Rp5,77 Trilliun selama bulan Agustus. • Tingkat Imbal Hasil Internasional Bond terus membaik. Yield Internasional Bond 10Y turun sebesar 0,179% ke posisi 4,268% dibandingkan ...
Executive Summary Recent Economic Developments
Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (2010)
- The economy grew by 6.2% in Q2-2010. The whole year it forecasted to grow within the range of 5.5%-6.0% by the end of 2010, and estimated to reach the upper limit projection, bolstered by Indonesia's external sector performance, investment, and consumer spending. - The latest macro economic indicators supported us to believe that the economy, in line with ...
Menimbang Ide BLT Elpiji
Joko Tri Haryanto* (2010)
Pemerintah kembali mewacanakan sebuah ide yang cukup kontroversial terkait dengan maraknya penyuntikan tabung elpiji 3 kg dan 12 kg, yang menimbulkan teror ledakan elpiji di kalangan konsumen rumah tangga. Kontroversial mengingat pemberian BLT jilid I pada tahun 2005 dan jilid 2 pada tahun 2009 sebagai akibat dampak pengurangan subsidi BBM, masih terus menimbulkan pro dan kontra. Ide pemberian BLT elpiji ...
Perlukah Pemerintah Memberikan Subsidi LGV/Vi-Gas Tahun 2011?
Agunan Samosir (2010)
Tuntutan pemberian subsidi BBM lebih tepat sasaran merupakan pilihan yang tidak dapat ditawar lagi dalam APBN 2011. Selama ini, pemberian subsidi BBM banyak dinikmati oleh kelompok rumah tangga dan bisnis yang tidak berhak. Disisi lain, kesulitan menurunkan subsidi BBM mengalami pertentangan yang cukup tinggi apakah dengan menaikkan harga eceran BBM atau memberikan subsidi kepada yang berhak. Dalam policy paper ini, ...
Saatnya Mewujudkan Asuransi Pertanian
Makmun (2010)
Sektor pertanian secara perlahan mulai ditinggalkan oleh penduduk pedesaan yang selama inimenggantungkan hidupnya pada pada sektor ini. Setidaknya hal ini tercermin dari jumlah tenaga kerja yang bekerja pada sektor pertanian yang mengalami penurunan dari 54,7%terhadap total tenaga kerja pada tahun 1982 menjadi 41,2% pada tahun 2009. Setidaknya terdapat dua faktor yang menyebabkan perubahan fenomena ini, yakni antara lain: Pertama, semakin ...