Analisis Kinerja Bank Devisa Dan Bank Non Devisa Di Indonesia

Anita Febryani dan Rahadian Zulfadin (2000)

Analisis mengenai perbandingan tingkat efisiensi pada industri perbankan yang dilakukan dengan melakukan pengujian empiris terhadap tingkat efisiensi antara bank pemerintah, bank swasta nasional dan swasta asing serta bank publik menunjukkan bahwa bank publik mempunyai tingkat efisiensi di atas rata-rata seluruh bank, sedangkan tingkat efisiensi bank pemerintah dan bank swasta nasional secara keseluruhan berada di bawah rata-rata seluruh bank, (Ventje, 1993).

Studi Banding Kebijakan Privatisasi BUMN di Beberapa Negara

Pandu Patriadi (2000)

Dalam periode tahun 1950 hingga 1970-an, pemerintah di banyak negara mengambil bagian aktif dalam perekonomian dan BUMN (SOEs = State Owned Enterprises) banyak berperan sebagai alat dalam melaksanakan program pemerintah. Kehadiran negara dalam kegiatan ekonomi dan bisnis diberi pembenaran argumentasi untuk mengatasi kegagalan pasar (market failure) serta untuk memacu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Sejak awal 1980-an dimulai dengan terjadinya krisis ...

Manajemen Kredit Syari’ah Bank Muamalat

Chairuddn Syah Nasution (2000)

Persaingan usaha antar bank yang semakin tajam dewasa ini telah mendorong munculnya berbagai jenis produk dan sistem usaha dalam berbagai keunggulan kompetitif. Dalam situasi seperti ini Bank Umum (konvensional) akan menghadapi persaingan baru dengan kehadiran lembaga keuangan ataupun bank non-konvensional. Fenomena ini ditandai dengan pertumbuhan lembaga keuangan dan bank muamalat dengan sistem syariah.

Analisis Efektivitas Pemberian Insentif Fiskal di Kawasan Timur Indonesia (KTI) (Studi Kasus: Kapet Parepare

Agunan P. Samosir dan Tri Wibowo (2000)

Dalam upaya memacu dan meningkatkan kegiatan pembangunan serta lebih memberikan peluang kepada dunia usaha untuk berperan serta secara lebih luas di Kawasan Timur Indonesia khususnya Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan, pemerintah telah mengeluarkan Keppres 164 tahun 1998 tentang Penetapan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Pare Pare.

Pengaruh Ketersediaan Tenaga Kerja dan Pembentukan Nilai Tambah Terhadap Investasi di Sektor Industri (Studi Kasus Kota Batam)

Makmun (2000)

Kota Batam memiliki prestasi dalam menggaet investasi. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari kerja keras yang konsisten dalam mempromosikan Batam dari waktu ke waktu. Rata-rata investasi dalam periode 1990-2000 telah meningkat menjadi 11,19% setahun dengan rincian untuk investasi pemerintah meningkat menjadi 12,72% serta investasi swasta meningkat menjadi 10,77% dimana untuk investasi swasta domestik rata-rata tiap tahun meningkat menjadi 8,08% dan ...