ASEAN+3 membentuk forum bersama untuk harmonisasi Pasar Surat Utang di Asia
Pada tanggal 28 September 2010, ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) bertemu untuk pertama kalinya di Tokyo guna mendiskusikan langkah terbaik untuk mengharmonisasikan peraturan dan market practices dalam transaksi surat utang di Asia.ABMF merupakan initiative baru di bawah payung Asian Bond Market Initiative (ABMI). Forum ini beranggotakan para pakar keuangan dari sepuluh negara ASEAN+3 (ASEAN, China, Korea Selatan, dan Jepang), yang bertujuan untuk membentuk standar pasar regional serta common practices guna membuat transaksi surat utang lintas batas menjadi lebih lancer dan murah.
Akhir-akhir ini, pasar surat utang bermata uang lokal di Asia Timur terus tumbuh, dengan mencatat bond outsanding sekitar USD 4.8 triliun pada akhir Juni 2010. Namun demikian, biaya transaksi lintas batas di kawasan ini masih terbilang tinggi, sekitar tiga kali lipat lebih mahal dibanding di pasar negara maju.
Adanya standar perdagangan diharapkan akan mempercepat dan mengurangi biaya bagi investor dari negara-negara di kawasan guna menanamkan investasinya. Semakin luas dan besar investor surat utang yang berminat akan membuat pasar menjadi lebih efisien, serta menjadi tempat yang baik bagi peminjam untuk mendapatkan dana.
Sebagai langkah awal, ABMF akan membuat dua sub forum. Satu sub forum akan menyusun dan membandingkan peraturan dan market practices di kawasan, s ementara sub forum lainnya akan mencoba melihat upaya mengharmonisasikan prosedur transaksi dan messaging format dengan perspektif pengurangan biaya lintas batas.