Pelantikan Pejabat Eselon III di lingkungan Badan Kebijakan Fiskal
Jakarta - Bertempat di ruang Fiskal, Gedung RM Notohamiprodjo, Kamis (08/7), telah dilaksanakan pelantikan 2 pejabat eselon III di lingkungan Badan Kebijakan Fiskal berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 442/KM.1/UP.11/2011 tanggal 7 Juli 2011 tentang Mutasi Para Pejabat Eselon III di lingkungan Kementerian Keuangan.
Para pejabat yang dilantik adalah Bapak Luky Alfirman sebagai Kepala Bidang Kebijakan Belanja Pusat, Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PK APBN) dan Bapak Wawan Juswanto sebagai Kepala Bidang Evaluasi Kebijakan Pendapatan Negara, Pusat Kebijakan Pendapatan Negara (PKPN). Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Badan, Bapak Winarto, yang dalam hal ini mewakili Kepala BKF dan dihadiri oleh para pejabat eselon II dan III di lingkungan BKF.
Kepala BKF, Bapak Bambang Brodjonegoro dalam sambutannya menjelaskan bahwa Bapak Luky Alfirman selain dilantik sebagai Kepala Bidang Kebijakan Belanja Pusat juga akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kebijakan APBN di BKF, efektif mulai Jum’at (09/7).
“Tantangan tugas yang diemban ke depan semakin berat. Dengan ilmu dan latar belakang yang dimiliki dan pengalaman manajerial yang cukup bervariasi dan panjang di Ditjen Pajak, diharapkan Bapak Luky dapat membantu dan memperkuat jalannya Pusat Kebijakan APBN dengan baik.” pesan Kepala BKF.
Kepada Bapak Wawan, Kepala BKF berpesan untuk dapat membuat keseimbangan pada PKPN antara detil kebijakan pajak dan bea cukai dikaitkan dengan kebijakan ekonomi makro. “Diperlukan evaluasi atas kebijakan-kebijakan yang mempunyai dampak positif bagi Indonesia, baik terhadap investor, pertumbuhan ekonomi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan. Rumusan peraturan harus tepat dengan zaman dan kondisinya, untuk itu diperlukan konsep yang bagus.” pesan Kepala BKF.
Kepada kedua pejabat, Kepala BKF berharap dapat memberikan warna baru dan hasil yang baik kepada BKF. Kepala BKF menyatakan bangga dapat melantik kedua pejabat, setelah menunggu sekian lama. Beliau berharap, ke depan BKF dapat menjadi sumber SDM yang handal, tidak hanya bagi BKF sendiri tetapi bagi Kementerian Keuangan.
Bapak Luky Alfirman sebelumnya bertugas sebagai Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi Direktorat Transformasi Proses Bisnis Direktorat Jenderal Pajak. Sedangkan bagi Bapak Wawan Juswanto jabatan ini merupakan promosi. Sebelumnya beliau bertugas sebagai Kepala Subbidang Investasi Bidang Analisis Sektor Riil Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, BKF