Penandatanganan Perjanjian Tugas Belajar ke Luar Negeri

Jakarta (06/08): Dalam rangka menjalankan amanat Peraturan Menteri Keuangan No.18/PMK.01/2009 tentang Tugas Belajar di Lingkungan Kementerian Keuangan, bertempat di Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Lantai 7 Gedung R.M. Notohamiprodjo, pada Kamis siang dilaksanakan acara Penandatanganan Perjanjian dalam rangka Tugas Belajar ke Luar Negeri bagi pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan. Pada acara penandatanganan tugas belajar kali ini, sebanyak tiga orang pegawai akan melanjutkan studinya di Inggris, empat pegawai di Belanda, tiga pegawai di Jepang dan dua orang di Korea Selatan. Dari total dua belas pegawai tersebut, satu pegawai mengikuti program Doktor dan sebelas pegawai menempuh program Master. Beasiswa yang diterima berasal dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, Korea International Cooperation Agency (KOICA), The Netherlands Fellowship Programmes (NFP), Studeren in Nederland (StuNed) dan Joint Japan/World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP).

Para penerima beasiswa tersebut berasal dari unit-unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), dan Badan Pelatihan dan Pendidikan Keuangan (BPPK). Para penerima beasiswa tersebut hadir bersama keluarga dan pejabat pendamping dari masing-masing unit eselon I.

Acara ini dibuka dengan penyampaian laporan oleh Kepala Bidang Kerjasama Ekonomi dan Keuangan Bilateral, Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral BKF, Gandy Setiawan. Dalam laporannya, Gandy Setiawan menjelaskan hak dan kewajiban para pegawai yang akan melaksanakan tugas belajar dan mengharapkan agar para penerima beasiswa dapat memahami dan melaksanakan isi perjanjian tersebut dengan sungguh-sungguh.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral, Parjiono, menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para pegawai mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Parjiono juga berpesan kepada para penerima beasiswa, bahwa mereka telah mendapat amanah dari Negara dan Bangsa untuk memikul tanggung jawab yang lebih dan untuk menjaga sikap dan juga profesionalitas karena para penerima beasiswa adalah cerminan dari pemerintah dan rakyat Indonesia. Parjiono mengungkapkan pentingnya support dari keluarga dalam mendukung proses belajar dan memberikan semangat bagi para penerima beasiswa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan penerima beasiswa, diakhiri dengan pembacaan doa, dan foto bersama. (PG)