Skenario Fiskal APBN: Mahasiswa Universitas Muria Kudus Ikuti Simulasi Penyusunan APBN 2025
Kudus, (29/08/2025) – Direktorat Strategi APBN, Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan RI, menyelenggarakan kegiatan Skenario Fiskal APBN di Universitas Muria Kudus (UMK). Kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah ekonomi makro maupun ekonomi publik, dengan tujuan memperkuat pemahaman civitas akademika terkait arah kebijakan fiskal dan asumsi dasar ekonomi makro dalam penyusunan APBN.
Mengangkat tema “Fiskal Tangguh, Ekonomi Bertumbuh”, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis tentang bagaimana perubahan Asumsi Dasar Ekonomi Makro (ADEM) memengaruhi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Forum ini juga menjadi wadah diskusi antara akademisi dengan pemerintah mengenai kebijakan fiskal dan tantangan ekonomi nasional.
Acara dimulai dengan kuliah umum mengenai arah dan tantangan kebijakan fiskal tahun 2025 – 2026 kemudian dilanjutkan dengan kelas-kelas kecil untuk pendalaman materi yang berisi sekitar 20 orang mahasiswa. Dalam kelas, para tutor yang terdiri dari Analis Kebijakan dan Pejabat Struktural DJSEF memandu peserta melalui tahapan penjelasan kebijakan fiskal, penggunaan tools simulasi APBN, hingga praktik langsung menyusun postur APBN sesuai asumsi makro yang tersedia. Peserta kemudian melakukan simulasi penyusunan APBN dari materi yang telah disampaikan.
Sebagai penutup kegiatan, setiap kelompok melakukan presentasi hasil simulasi mereka di hadapan tutor dan peserta lainnya. Sesi ini sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan saran terhadap proses penyusunan APBN, serta bagaimana kebijakan fiskal dapat menjawab tantangan pembangunan yang ada. Melalui kegiatan ini, DJSEF berharap dapat meningkatkan literasi fiskal di kalangan mahasiswa, memperkuat pemahaman publik terhadap proses penyusunan APBN, serta menumbuhkan partisipasi akademisi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.(dr)



