Pemberdayaan Lembaga Keuangan Mikro Sebagai Salah Satu Pilar Sistem Keuangan Nasional: Upaya Konkrit Memutus Mata Rantai Kemiskinan

wiloejo (2000)

Upaya pengentasan kemiskinan dapat dilakukan antara lain dengan memutus mata rantai kemiskinan itu sendiri, diantaranya adalah dengan pemberian akses yang luas terhadap sumber-sumber pembiayaan bagi Usaha Kecil dan Mikro (UKM) yang pada dasarnya merupakan bagian dari masyarakat miskin yang mempunyai kemauan dan kemampuan produktif.

Measurement On First-Moment Exchange Rate Exposure And Second-Moment Sector Index Exposure (Evidences From Jakarta Stock Exchange)

Wista Amalia Narulita & Mahartha Titi (2000)

Tulisan ini mempelajari tingkat pentingnya momen-pertama eksposure nilai tukar dan momen-kedua eksposure indeks sektoral terhadap 9 return indeks sektoral di Bursa Efek Jakarta selama periode 2000-2004. Model GARCH (1.1) digunakan untuk mengukur momen-kedua eksposure indeks sektoral (yaitu variance) yang mempengaruhi return indeks sektoral.

Perkembangan Peranan Pasar Derivatif Membantu Peningkatan Efisiensi Pasar Keuangan Indonesia

Hinsa P. Siahaan (2000)

Pasar derivatif di negara-negara maju terus menerus dikembangkan karena bermanfaat di dalam peningkatan efisensi dan transparansi pasar keuangan. Negara-negara maju menyadari sepenuhnya bahwa dengan adanya pasar keuangan yang efisen dengan ukuran bahwa pasar transparan dan biaya transaksinya tidak mahal sangat berguna mengurangi ketidakpastian, dan karena itu mengurangi risiko keuangan sehingga cost of capital yang ditanggung dunia usaha akan lebih ekonomis, ...

MODEL IMPLIED FORWARD RATE OF INTEREST UNTUK KEPUTUSAN INVESTASI

Hinsa P. Siahaan (2000)

Para investor yang mempunyai kelebihan uang atau memiliki uang menganggur, dapat menginvestasikannya di pasar uang. Dia tentunya akan memilih jangka waktu dan tingkat bunga atau tingkat diskonto yang paling menguntungkan bagi dirinya. Pada sisi lain pihak-pihak yang memerlukan likuiditas seperti konglomerat atau lembaga-lembaga keuangan juga dapat memilih menawarkan sekuritas jangka pendek, seperti Commercial paper, sebagai sumber dana untuk memenuhi likuiditasnya.

Penilaian Kinerja Investasi Dengan Menggunakan Sharpe’s Performance Index Dan Treynor’s Performance Index

Hinsa Siahaan (2000)

Tiga bisnis utama perusahaan efek (investment banking companies) adalah sebagai penjamin emisi (underwriter), sebagai wakil pedagang perantara efek (broker dealer) dan sebagai pengelola investasi (investment management). Tulisan ini difokuskan pada pembahasan salah satu bisnis utama perusahaan efek sebagai manajer investasi (investment companies) atau sebagai pengelola reksadana. Pokok bahasan adalah menyangkut penilaian kinerja investasi pada reksadana yang dapat dilakukan dengan SPI ...