Evaluasi Komitmen Penghindaran Kebijakan Proteksionis Di G20

Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (2013)

Setelah delapan kali putaran perundingan GATT/WTO, halangan perdagangan yang secara tradisional digunakan yaitu tarif impor sudah menjadi sangat menurun. Penurunan tarif ini dilakukan dengan kesadaran bahwa bila volume perdagangan meningkat akibat menurunnya halangan perdagangan, kesejahteraan masyarakat negara-negara yang melakukan perdagangan akan meningkat. Penurunan tarif ini juga dipercepat dengan kenyataan bahwa banyak negara telah tergabung dalam satu atau lebih ...

Evaluasi Akuntabilitas dan Efektivitas G20

Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (2013)

G20 telah diakui oleh para akademisi sebagai suatu pendekatan terobosan dalam membentuk suatu tata kelola ekonomi global. Forum yang hanya memiliki 20 anggota ini berusaha membangun pilar-pilar tata pengaturan ekonomi baru yang kokoh dan tahan terhadap krisis finansial global. Para akademisi telah memberi perhatian pada beragam isu yang erat terkait dengan eksistensi G20 dalam proses pembentukan tata kelola ...

Alternatif Skema Transfer Fiskal untuk RAD-GRK: Hibah ke Daerah dan Skema Insentif DAK

Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Kerja Sama Multilateral (2013)

Secara umum, sistem transfer dan konteks desentralisasi fiskal di Indonesia akan lebih mengarah pada competitive decentralization. Setiap tingkat pemerintahan akan berupaya untuk klaim bentuk pencapaian dan kinerja pelayanan publik. Kebijakan seperti pembagian fungsi atau kewenangan kurang berjalan, dan pada prakteknya mengarah pada birokrasi dan program yang tumpang tindih. Rasionalisasi skema insentif transfer untuk bentuk transfer spesifik tidak hanya dapat mengkaitkan ...

Pengaruh Defisit Anggaran terhadap Defisit Transaksi Berjalan di Indonesia

Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (2013)

Tahun 2012 transaksi berjalan (current accounts) dalam neraca pembayaran (balance of payments) Indonesia kembali mencatat defisit. Angka defisit yang dicapai adalah yang terbesar sepanjang sejarah, yaitu US$24,4 miliar atau sekitar 2,8% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit ini juga yang pertama sejak berakhirnya krisis ekonomi tahun 1997/1998 hingga tahun 2011. Selama ini besaran yang paling sering ...

Kodifikasi dan Effektivitas Kebijakan Fiskal untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca pada Industri Semen, Baja & Pulp

Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Kerja Sama Multilateral (2013)

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) pada tahun 2020 sebesar 26 % dengan upaya dalam negeri dan sampai dengan 41 % dengan dukungan internasional dengan benchmark ke tingkat emisi tanpa usaha mitigasi (business as usual). Untuk mencapainya, telah disusun Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) yang akan ditindak lanjuti dengan ...