Analisis Optimalisasi Penerimaan Deviden BUMN

Penulis: Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (2018)

Kontribusi BUMN dalam penerimaan negara berasal dari penerimaan pajak dan penerimaan dividen. Dalam periode 2009-2016, kontribusi BUMN untuk penerimaan negara dari pajak tumbuh sebesar 2,8 persen, sedangkan yang berasal dari penerimaan dividen tumbuh sebesar 5,2 persen. Pada tahun 2016, kontribusi BUMN sebesar Rp172 triliun berasal dari pajak dan Rp37 triliun dari dividen.

Perhitungan Potensi PPN dan PPnBM dengan Menggunakan Pendekatan Model Input Ouput

Penulis: Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (2018)

Penerimaan perpajakan merupakan sumber penerimaan utama dalam pendanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dalam kurun waktu 2010-2015 terlihat bahwa kontribusi penerimaan perpajakan bagi pendapatan negara mengalami kenaikan dari 72,7% menjadi 82,3%.

Kajian Literatur Tentang Zakat Sebagai Tax Credit

Penulis: Muhammad Afdi Nizar, Tri Achya Ngasuko, Afif Hanifah (2018)

Zakat adalah salah satu dari lima rukun Islam yaitu syahadat, sholat, puasa, zakat, dan ibadah haji ke kota Makkah. Semua masyarakat muslim yang mampu wajib melaksanakan kelima rukun Islam karena lima hal tersebut merupakan pondasi dasar bagi umat Islam.

Analisis Pembebasan Withholding Tax atas Investasi Keuangan Lintas Negara di Kawasan ASEAN Dan ASEAN+3

Penulis: Pusat Kebijakan Kerja Sama Regional dan Bilateral (2018)

Indonesia merupakan salah satu negara anggota ASEAN yang telah berkomitmen untuk mewujudkan integrasi ekonomi di kawasan ASEAN melalui visi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2025. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, secara gradual Indonesia akan memperluas hubungan kemitraan ekonomi dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN dan ASEAN+3, termasuk meningkatkan arus investasi keuangan.

Kajian Peningkatan Efektivitas Peranan DAU Dalam Pemerataan Kemampuan Keuangan Antar Daerah

Penulis: Pusat Kebijakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (2018)

Dana Alokasi Umum (DAU) adalah dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi1. Besaran DAU dalam APBN selama periode tahun 2012 - 2017 senantiasa meningkat dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 8,5 persen per tahun. Dalam struktur APBN 2017, besaran DAU mencapai 53,7 persen dari total alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), atau mencapai 19,8 persen dari belanja negara yang setara dengan 3,0 persen PDB.