Kepala BKF Sebagai Pembicara Dalam Rakornas Kadin Bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi Dan Media
Pada Rakornas yang mengambil tema ‘Meningkatkan Peran Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pembangunan Nasional’, Kepala BKF menjelaskan tentang ‘Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kementerian Keuangan’. Kepala BKF menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Keuangan telah membangun dan terus memperbaharui infrastruktur dan sumber daya manusia di bidang TIK. Tujuan dari pembangunan TIK tersebut tidak lain hanyalah untuk alasan yang baik, yaitu memberikan pelayanan kepada para pemangku kepentingan (website, dealing room yang bertaraf internasional, data base perpajakan dan sistem informasi pada unit eselon I Kementerian Keuangan).
BKF sendiri saat ini mempunyai ruang navigasi yang berbasis pada teknologi informasi dengan nama WAR (Waspada, Antisipatif dan Responsif). Di ruang ini terdapat sistem pemantauan dini (early warning system) ekonomi makro Indonesia secara real time yang disajikan dalam bentuk dashboard yang terdiri dari 5 instrumen indikator utama, yaitu 1) pasar 2) makro ekonomi 3) fiskal 4) moneter dan 5) modeling (what if analysis). Seiring dengan perkembangan TIK, dashboard yang berada di ruang navigasi tersebut sudah bisa diakses secara mobile oleh pengambil kebijakan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Dengan adanya sistem peringatan dini, pengambil kebijakan Kementerian Keuangan dapat mengantisipasi dan mengambil kebijakan fiskal yang cepat, tanggap, akurat dan kredibel guna mengamankan perekonomian Indonesia.
Ke depan, pembangunan TIK di Kementerian Keuangan akan terus berjalan, lebih baik dan lebih bagus, demikian disampaikan Kepala BKF.