Wamenkeu: Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4 Persen, Aktivitas Ekonomi Tetap Kuat

Wamenkeu: Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4 Persen, Aktivitas Ekonomi Tetap Kuat

Jakarta, (13/03/2026) – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan bahwa kinerja pendapatan negara hingga akhir Februari 2026 menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan neto penerimaan pajak sebesar 30,4 persen secara tahunan.

Hingga 28 Februari 2026, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp245,1 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang meningkat hingga 97 persen.

"PPN dan PPnBM dibayar jika ada transaksi. (Lonjakan) ini menunjukkan bahwa di perekonomian kita transaksi berjalan terus, kegiatan ekonomi, aktivitas ekonomi itu berjalan terus," ujar Suahasil.

Empat sektor utama yakni industri pengolahan, perdagangan, keuangan dan asuransi, serta pertambangan menjadi kontributor mayoritas dengan porsi sekitar 74 persen dari total penerimaan pajak.

Sejalan dengan pendapatan yang kuat, pemerintah juga mengakselerasi belanja negara yang hingga akhir Februari mencapai Rp493,8 triliun atau tumbuh 41,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Salah satu pendorongnya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga 9 Maret 2026 telah menjangkau 61,6 juta penerima dengan serapan anggaran Rp44 triliun.

Selain itu, realisasi pembayaran THR bagi ASN, TNI, dan Polri telah mencapai Rp24,7 triliun atau sekitar 45 persen dari total alokasi Rp55 triliun.

"Kami mendorong seluruh K/L dan Pemerintah Daerah segera menuntaskan pembayaran THR agar tuntas sebelum hari raya," tambahnya.