Dukungan Perguruan Tinggi Indonesia Dalam Menyusun Kebijakan Fiskal
Jakarta (13/04): Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kementerian Keuangan memulai kembali kerjasama penelitian bersama Perguruan Tinggi. BKF mengundang 22 perguruan tinggi dari seluruh wilayah Indonesia dan STAN sebagai observer pada pertemuan yang diselenggarakan di Hotel Alila, Jakarta. Kegiatan kerjasama penelitian ini sebagai kontinuitas tahunan yang telah telah dimulai sejak tahun 2003.
Di moderatori oleh Siska Indirawati, Kepala Bidang Data Ekonomi Makro dan Administrasi Pengkajian, membuka pertemuan tersebut. Acara dilanjutkan dengan pengenalan BKF secara umum dan tujuan kerjasama penelitian yang disampaikan oleh Luky Alfirman, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, BKF. Beliau mengutarakan tujuan kerjasama dengan para akademisi yang memiliki banyak pengalaman dalam hal penelitian ini yaitu untuk memperbanyak resources yang akan digunakan untuk menyusun kebijakan fiskal, dan output berupa kebijakan-kebijakan nantinya akan memiliki dasar yang jelas serta melahirkan ide-ide baru dalam mencari model ekonomi yang tepat sasaran.
Pada kesempatan ini, BKF telah menyiapkan lima paparan yang diajukan untuk dijadikan penelitian. Kelima paparan tersebut berasal dari masing-masing unit eselon II di lingkungan BKF, antara lain:
- Paparan penelitian mengenai penyusunan model prioritas proyek-proyek infrastruktur di enam koridor ekonomi Indonesia, yang disampaikan oleh Pusat Pengelolaan Risiko Fiskal (PPRF).
- Paparan penelitian mengenai Pengembangan model proyeksi volume BBM bersubsidi berdasarkan konsumen pengguna dan wilayah, disampaikan oleh Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PKAPBN).
- Paparan penelitian mengenai Kajian pemetaan dan dukungan industri-industri unggulan, disampaikan oleh Pusat kebijakan Pendapatan Negara (PKPN)
- Paparan penelitian mengenai Mengukur dampak Kebijakan Fiskal dalam model ekonomi pembiayaan perubahan iklim untuk sektor kehutanan, disampaikan oleh Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral
Paparan Penelitian mengenai dampak perekonomian global dan peran kebijakan fiskal dalam penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran di Indonesia, disampaikan oleh Pusat Kebijakan Ekonomi Makro. (aam)