Sosialisasi Bea Masuk Ditanggung Pemerintah Tahun 2013
Jakarta (26/02/2013) Hari ini Badan Kebijakan Fiskal menyelenggarakan Sosialisasi Bea Masuk Ditanggung Pemerintah Tahun 2013 di Ruang Sumba A, Hotel Borobudur. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai Perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) kepada para instansi terkait dan pelaku usaha sehingga bisa bisa terjalin keselarasan dan kesamaan pandangan dalam menjalankan PMK tersebut.
Dalam kesempatan ini, sosialisasi yang dihadiri oleh perwakilan dari para pelaku usaha, serta perwakilan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian. Pukul 09.00 WIB Acara sosialisai ini dibuka oleh MC Adik Tejo Waskito. Selanjutnya dilanjutkan dengan Keynote Speech Oleh Astera Primanto Bhakti selaku Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan. Astera menyampakaian “ Bahwa BMDTP pada awalnya dianggap sebagai sebuah kewajiban pemerintah”. Kebijakan ini diberikan untuk memberikan fasilitas kepada para pelaku usaha supaya bisa bersaing dalam menghadapi terpaan krisis keuangan dunia yang terus berjalan seperti sebuah siklus yang tak kunjung selesai. Tetapi dilain pihak para pelaku usaha diharuskan untuk tetap sustainable agar tetap mempunyai posisi baik di mata luar negeri dan dalam negeri. Untuk itulah diperlukan sebuah fasilitas BMDTP untuk para pelaku usaha sehingga tetap bisa bersaing. Sedangkan dasar dari pemberian BMDTP ini adalah Undang-undang APBN, sehingga bersifat temporary bukan fixed karena tujuannya hanya untuk pemenuhan barang dan jasa yang dibutuhkan sementara saja. Untuk itulah kebijakan ini diharapkan ada exit dan kebijakan lain yang bersifat tetap. Dalam penutupannya Astera menyampaikan bahwa untuk tahun ini penerbitan PMK BMDTP ini dipercepat dibulan maret karena merespon permintaan dari para pelaku usaha yang selama ini menanyakan kenapa PMK ini sebelumnya selalu di keluarkan pada bulan Oktober. Dengan dikeluarkan lebih cepat maka diharapkan adanya kontribusi balik yang nyata dari para pelaku usaha pengguna fasilitas BMDTP ini. Dalam sosialisai ini juga Kapus PKPN ini meminta peserta untuk bisa aktif melakukan sharing dan bertanya. Misalnya apakah sebenarnya para pelaku usaha sekarang ini masih membutuhkan BMDTP?.
Mengawali acara ini, sebagai moderator adalah Hari Poerna Setiawan, Kepala Subbidang Bea Keluar Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai II Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal. Selanjutnya moderator memberikan waktu kepada Pembicara pertama Haris Munandar, Kepala Pusat Pengkajian Kebijakan dan Iklim Usaha Industri BPKIMI, Kementerian Perindustrian. Haris memaparkan Tentang BMDTP Dalam Menjaga dan Meningkatkan Daya Saing Industry Nasional. Selanjutnya pembicara kedua Djaka Kusmantara, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai II, Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal. Memaparkan Tentang Inisiatif Fiskal BMDTP TA 2013, PMK No.7/PMK.011/2013 tanggal 2 Januari 2013 dan PMK No.47/PMK.011/2013 s.d 63/PMK.011/2013. Pembicara ketiga Heru Pambudi, Direktur Fasilitas Kepabeanan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan. memberikan paparan tentang BMDTP Tahung Anggaran 2013. Pembicara terakhir Anjar Niryawan Kepala Unit Bisnis Pemerintah dan Institusi PT. Surveyor Indonesia menjelaskan materi Pelaksanaan Verifikasi Industry dalam rangka BMDTP. Selanjutnya sosialisai ini dilanjutkan dengan Tanya jawab .
Peserta yang hadir dan memenuhi ruangan Sumba A di Hotel Borobudur sempat membuat panitia kewalahan untuk menyediakan kursi sebagai tempat duduk sosialisai ini. Peserta tampak serius dan antusias mengikuti soasialisai dari awal hingga penutupan. Banyak pertanyaan teknis yang ditanyakan oleh peserta sosialisasi kepada pembicara misalnya tentang mekanisme ekspor untuk negara pemberian BMDTP dan apakah semuanya komoditaas akan medapatkan BMDT dll. Pertanyaan ini memberikan suasana sosialisasi jadi aktif dan feedback berupa kuesioner yang dikumpulkan setelah selesai acara diharapkan dari penyelengaraan acara ini semoga acara selanjutnya bisa ditingkatkan baik segi waktu, materi dan pendukung. Acara ini diakhiri dengan makan siang bersama. (gh/mi)