Seminar Kebijakan Fiskal 2013 dan Perkembangan Perekonomian Terkini di Medan

Medan (16/5): Medan merupakan daerah selanjutnya dalam penyelenggaraan Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini oleh Badan Kebijakan Fiskal pada tanggal 16 Mei 2013 yang bertempat di Grand Aston City Hall Hotel, Medan. Seminar dihadiri oleh Pejabat dari Badan Kebijakan Fiskal, Pejabat dari Pusat Investasi Pemerintah, Tenaga Ahli Bappeda Provinsi Sumatera Utara dan Dosen dari Universitas Sumatera Utara.

Sistematika penyelenggaraan seminar di isi dengan pemaparan presentasi oleh 4 narasumber, yaitu Soritaon Siregar (Kepala Pusat Investasi Pemerintah), Kasyful Mahalli (Tenaga Ahli Bappeda Provinsi Sumatera Utara), Ramli (Dosen dari Universitas Sumatera Utara) dan Kindy R. Syahrir (Kepala Bidang Pemantauan Dini Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal) serta Ade Fatma Lubis selaku moderator, Ade Fatma Lubis memberikan pengantar mengenai banyaknya kebijakan fiskal yang tidak dipahami secara luas sehingga perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Kesempatan pertama, Soritaon Siregar memaparkan materi mengenai Peran Pusat Investasi Pemerintah Sebagai Alternatif Pembiayaan Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah. Menurut Soritaon Siregar ada beberapa tantangan dan hambatan dalam Pembiayaan Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah yang diantaranya :

1. Terbatasnya kemampuan keuangan pengembang;

2. Kualitas Studi Kelayakan dan Proposal belum sesuai dengan standar Proyek Mini Hydro;

3. Memakan waktu untuk mendapatkan izin, seperti izin untuk menggunakan kawasan hutan, pembebasan lahan, dan izin untuk menggunakan air permukaan;

4. Beberapa pengembang kurang memiliki pemahaman tentang risiko dalam membangun dan mengoperasikan Proyek Mini Hydro;

Kesempatan kedua, Kasyful Mahalli memaparkan mengenai Perekonomian Sumatera Utara: Tantangan dan Harapan. Dimana tantangan tersebut seperti Pertumbuhan Inklusif, Daya Saing dan Keuangan Daerah.

Kesempatan ketiga, Prof. Ramli Kondisi Dan Harapan Infrastruktur Pembangunan Ekonomi Daerah Sumatera Utara Dalam Menghadapi Pasar Tunggal Tahun 2015, adapun hal yang perlu dilakukan secara garis besar tertuang dalam sebutan KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi Dan Sinergitas).

Kesempatan keempat Kindy R. Syahrir memaparkan mengenai Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini, adapun outline yang disampaikan secara garis besar dibagi menjadi 3, yaitu Perkembangan Perekonomian Global, Perkembangan Perekonomian Domestik serta Tantangan dan Outlook 2013. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimoderatori oleh Ade Fatma Lubis. (cas/ya)