Presentasi Paul Burke (ANU) dalam FGD di BKF
Jakarta (6/1): Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) Badan Kebijakan Fiskal menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan pembicara DR. Paul Burke, Peneliti dan Economist dari Australian National University. Pembicara menyampaikan presentasi dengan Judul "The Likely Effects Of Indonesia’s Subsidy Reform On Fuel Use And Road Safety” di Ruang Rapat Gazebo lantai 4 Gedung RM Notohamiprodjo. FGD yang dipimpin dan dibuka oleh Kepala Bidang Analisis Fiskal Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Abdurohman ini berjalan sangat menarik. Didalam FGD yang lebih difokuskan dengan tanya jawab kepada narasumber ini mengupas bagaimana efek dari reformasi subsidi bahan bakar minyak yang diterapkan oleh Indonesia terhadap keselamatan di jalan raya.
Paul Burke menjelaskan berdasarkan penelitiannya bahwa ada beberapa manfaat dari kenaikan rata-rata bahan bakar minyak 10% dalam jangka panjang antara lain: Mengurangi penggunaan bahan bakar 5%, Menggurangi tingkat emisi 5%, Meningkatkan nilai ekonomi bahan bakar untuk kendaraan baru 2%, Mengurangi Angka kematian jalan raya 4%. Hal yang paling menarik adalah di beberapa negara adanya korelasi yang positif antara kenaikan harga bahan bakar minyak dengan penurunan tingkat kecelakan di jalan raya berdasarkan penelitian dari Paul. Ada data yang sangat perlu menjadi perhatian menurut Paul adalah jumlah korban dijalan raya rata-rata di Indonesia berdasarkan data WHO bisa mencapai 42.000 jiwa, itu seperti satu stadion sepak bola penuh dengan penonton jumlahnya. Diskusi berjalan sangat menarik karena peserta antusias untuk bertanya yang di bagi dalam 3 termin tanya jawab menggenai materi yang disampaikan oleh Paul, dan akhirnya acara ini di tutup oleh Abdurohman kembali. (gh)



