Kunjungan Mahasiswa Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang
Jakarta (27/01) – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan kembali menggelar sosialisasi kebijakan fiskal kepada kalangan mahasiswa. Kali ini, sosialisasi ini diselenggarakan untuk para mahasiswa Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang, yang diadakan di Aula Nusantara Gedung Radius Prawiro, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Sosialisasi BKF kepada Universitas Singaperbangsa telah berlangsung untuk kesekian kali selama beberapa tahun terakhir yang menandakan hubungan yang telah terjalin dengan baik antara kedua belah pihak.
Sosialisasi dibuka dengan sambutan oleh Lukas Lantip Ciptadi, Kepala Bagian Umum, Sekretariat BKF, dan Ani Ratnasari, salah satu dosen dari Universitas Singaperbangsa. Pada pembukaan sosialisasi ini diputar pula video company profile BKF, yang menampilkan tugas pokok,fungsi serta penjelasan singkat mengenai BKF dan unit-unit yang dibawahinya.
Materi-materi yang disampaikan pada sosialisasi mahasiswa kali ini meliputi Perkembangan Fiskal dan Makroekonomi terkini dan Ekonomi Hijau. Dengan moderator Akhmad Solikin, S.E., Ak., M.A. (Subbagian Pengembangan Pegawai, Bagian Kepegawaian Dan Organisasi, Sekretariat BKF), sosialisasi diadakan dalam dua sesi presentasi. Presentasi pertama mengangkat tema Perkembangan Fiskal dan Makroekonomi terkini dengan narasumber Abdurohman, S.E., M.Sc., Ph.D. (Kepala Bidang Analisis Fiskal, Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, BKF). Dalam presentasinya, Abdurohman memaparkan konsep-konsep kebijakan fiskal, kondisi perekonomian domestik dan global serta tantangan-tantangan yang akan dihadapi Indonesia dan perekonomian dunia.
Presentasi kedua dipaparkan oleh S. Haryo Suwakhyo, S.H., M.Sc(Kepala Bidang Perubahan Iklim I, Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral, BKF). Dalam paparannya yang bertajuk Green Fiscal Policy, Haryo menyampaikan tentang isu-isu penting dalam pengelolaan sumber daya alam, isu perubahan iklim, Green Economy, Low Carbon Development dan Sustainable Development. Haryo juga menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai Rencana Aksi Nasional Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) serta aspek-aspek terkait. Sosialisasi diakhiri dengan foto bersama, penyerahan tanda mata dan makan siang. (kspa/atn/gh)