Sosialisasi Kebijakan Fiskal Pada Kunjungan Mahasiswa D IV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Jakarta (6/8):  Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan kembali menyelenggarakan Sosialisasi kebijakan fiskal terkini kepada dunia pendidikan.  Sosialisasi kali ini diselenggarakan dalam rangka Kunjungan Mahasiswa D IV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada hari Kamis, bertempat di Ruang Rapat Gazebo Besar, Gedung R.M. Notohamiprodjo Lantai 4.  Acara ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran BKF dalam proses perumusan kebijakan fiscal dan arah kebijakan fiskal yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sosialisasi yang dihadiri oleh tiga puluh empat orang mahasiswa STAN beserta dosen pembimbingnya dibuka oleh Irfa Ampri, Sekretaris BKF, yang mewakili Kepala BKF. Dalam sambutannya Irfa Ampri menjelaskan mengenai kedudukan, tugas, fungsi dan peran strategis BKF dalam perumusan kebijakan fiskal. Irfa Ampri juga menjelaskan struktur organisasi BKF dan peranan dari masing-masing bagian dalam perumusan kebijakan fiskal. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Taukhid, Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang juga merangkap sebagai dosen pendamping, perwakilan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Dalam sambutannya, Taukhid menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BKF atas kesempatan yang diberikan sehingga mahasiswanya mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang penting.

Sosialisasi kali ini menghadirkan dua narasumber, yang pertama Ahmad Wira Kusuma Kepala Sub Bidang Kerangka Ekonomi Makro, Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) BKF yang menyampaikan materi Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal  Tahun Anggaran 2016. Narasumber kedua adalah Achmad Budi Setyawan, Kepala Sub Bidang Harmonisasi Kebijakan APBN, Pusat Kebijakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (PKAPBN) yang menyampaikan materi Risiko Fiskal: Potensi dan Strategi Mitigasinya; serta dimoderatori oleh Suwardi, Kepala Sub Bagian Perbendaharaan, Sekretariat Badan Kebijakan Fiskal.

Sosialisasi dimulai dengan paparan dari Ahmad Wira Kusuma yang mempresentasikan tentang APBN-P 2015; Perkembangan dan prospek ekonomi global dan domestik 2015-2016; Sasaran, tantangan, dan arah kebijakan ekonomi dan fiskal 2016; Asumsi dasar ekonomi makro 2015-2016 dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2016. Sosialiasi dilanjutkan dengan pemaparan dari  Achmad Budi Setyawan yang menjelaskan tentang risiko perubahan asumsi dasar ekonomi makro, risiko utang Pemerintah Pusat, kewajiban kontijensi Pemerintah Pusat, risiko bencana, risiko defisit neraca berjalan, risiko mandatory spending dan mitigasi untuk risiko-risiko tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang merupakan bagian akhir dari sosialisasi ini. Antusiasme para peserta sosialisasi sangat baik pada sesi ini. Hal ini terbukti dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada para narasumber terutama terkait masalah indikator makro ekonomi, asuransi bencana, dan posisi pemerintah yang harus membangkitkan optimisme pasar. yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian doorprize kepada peserta yang berhasil merangkum inti dari sosialisasi dan peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik kepada narasumber maupun moderator. Acara akhirnya ditutup dengan penyampaian kesimpulan oleh moderator serta pemberian cindera mata oleh Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal kepada Dosen Pendamping Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.(PG/IS/GH)