Karya Peneliti BKF dalam

Jakarta (27/8): Para peneliti Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan kembali terlibat dalam acara forum ilmiah internasional yang cukup bergengsi. Forum tersebut adalah “The 5th Indonesian Regional Science Association (IRSA) International Institute”. Acara ini merupakan ajang konferensi internasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh Indonesian Regional Science Association. Pada tahun ini, konferensi tersebut diselenggarakan di Bali pada tanggal 3-4 Agustus 2015 yang bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Konferensi kali ini mengambil tema “Tourism and Sustainable Regional Development”.

 Belasan peneliti BKF sekaligus berhasil mencatatkan namanya dalam forum ilmiah internasional tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa peneliti BKF dan karya-karya ilmiahnya semakin diakui. Sebagai gambaran kualitas konferensi, ditunjukkan dengan banyaknya jumlah artikel yang diterima oleh panitia, yaitu sebanyak 350 artikel. Dari jumlah tersebut, setelah melalui blind review oleh para anonymous reviewer, maka hanya sekitar 150-an artikel saja yang lolos dan dapat dipresentasikan oleh para penulisnya termasuk sebanyak 12 artikel dari para Peneliti Badan Kebijakan Fiskal. Gambaran lainnya adalah, konferensi ini dihadiri oleh sebanyak 300 delegasi dari seluruh dunia yang terdiri dari para peneliti, akademisi, dan pengambil kebijakan. Dua orang Menteri hadir sebagai pembicara yaitu Dr. Ir. Arief Yahya (Menteri Pariwisata) dan Dr. Andrinof A. Chaniago (Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional), serta banyak orang-orang terkemuka lainnya dari berbagai negara yang hadir dalam plenary session, special session, paper dan poster presentation.

Para Peneliti BKF mempresentasikan hasil kajiannya dengan bermacam-macam topik yaitu sebagai berikut:

  1. Hidayat Amir, Ferry Irawan, Djoni Hartono dan Anda Nugroho dengan judul “The Development of Fiscal Social Accounting Matrix for Indonesia”
  2. Hadi Setiawan dan Lukman Z.H. Harahap dengan judul “Availability Payment for Public Private Partnership Project: The Application and Case Study in Indonesia”
  3. Akhmad Yasin dengan judul “Fiscal Policy on Tourism Sector in Bogor District”
  4. Anda Nugroho, Rita Helbra Tenrini dan Hidayat Amir dengan judul “The Impact of the 2015 Free Visa Policy on Tourism Development in Indonesia”
  5. Eko Wicaksono dengan judul “The Impact of Access to Electricity on Farm Business Income in Eastern Part of Indonesia”
  6. Cornelius Tjahjaprijadi dengan judul “The Impact of International Palm Oil Price Decreasing on Indonesia Economic Growth”
  7. Taufan Pamungkas Kurnianto, Nova Mardianti, Riza Azmi, dan Agung Purwanto dengan judul “Housing Shortage: Some Current Issues in Developing Countries”
  8. Yuventus Efendi dengan judul “Indonesian Tourism Technical Inefficiency and Fiscal Policy”
  9. Mahfud Sujai dengan judul “Analysis on Indonesia's Strategy in Attracting International Tourism”
  10. Rita Helbra Tenrini dan Sidiq Suryo Nugroho dengan judul “Tax Compliance Improvement Strategy Based on Regional Characteristic”
  11. Benny Gunawan Ardiansyah dengan judul “A VAR Analysis of FDI, Economic Condition, Market Size, Infrastructure, Labor Force and Tax Efforts in Indonesia”
  12. Dewa Putu Ekayana dengan judul “Coherent Government Policy Framework for Marine Conservation to Support Ecotourism in Indonesia

Keikutsertaan peneliti BKF dalam ajang konferensi berskala internasional ini dalam rangka untuk mengembangkan kompetensi peneliti dalam melakukan kajian ilmiah. Di samping itu, dalam konferensi ini peneliti BKF juga sekaligus dapat berbagi pengetahuan baik yang berasal dari hasil penelitian maupun mendiskusikan berbagai isu dan topik terkini dari para peserta konferensi yang merupakan para peneliti dari berbagai institusi baik dari dalam maupun luar negeri. Lebih jauh tentang acara ini dapat di lihat website http://www.bali2015.irsa-indonesia.org.