Partisipasi BKF dalam Pameran Ministry Goes to Campus 2016
Tangerang, (24/7): Bertempat di Gedung Student Center Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), Badan Kebijakan Fiskal (BKF) ikut berpartisipasi dalam pameran “Ministry Goes to Campus 2016’’ yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa PKN STAN. Ministry Goes to Campus 2016 merupakan pameran yang diikuti oleh beberapa instansi di bawah Kementerian Keuangan serta BPK dan BPKP. Melalui acara ini diharapkan para mahasiswa PKN STAN mendapatkan informasi yang memadai mengenai instansi terkait sebagai bahan pertimbangan pilihan karir yang akan dijalani setelah lulus dari PKN STAN. Tidak tertutup hanya untuk mahasiswa PKN STAN, kegiatan ini juga dibuka untuk umum.
Ditemui pada saat berlangsungnya pameran, Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Publik, BKF, Endang Larasati, menyampaikan apresiasinya kepada PKN STAN yang telah menyelenggarakan pameran ini. “Acara ini sangat penting sebagai media sosialisasi terkait fungsi dan peran strategis BKF, serta menginformasikan secara lebih luas output apa saja yang telah dihasilkan oleh BKF.“ ujarnya.
Booth BKF menyediakan berbagai informasi dimulai dari tugas, fungsi dan peran BKF serta program-program pengembangan yang dilakukan BKF, dan penjelasan khusus terkait proses perumusan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF), APBN dan APBNP, serta keuangan inklusif. Game interaktif seputar keuangan negara yang berhadiah souvenir menarik juga merupakan salah satu daya tarik dari booth BKF.
Selama pameran berlangsung, sejak pukul 12.00 sampai dengan pukul 18.00, para pengunjung terlihat sangat antusias memadati booth BKF, baik untuk mendapatkan penjelasan tentang BKF maupun untuk mengikuti game interaktif. Tercatat lebih dari 600 orang telah mengunjungi booth BKF. Sebagian besar pengunjung bertanya tentang tugas dan fungsi BKF, serta menyampaikan keinginannya untuk bisa bergabung dengan BKF. Salah seorang pengunjung, Fitri, mahasiswa D3 Perpajakan PKN STAN, menyampaikan ‘’saya ingin ikut berpartisipasi dalam membuat kebijakan yang terkait dengan keuangan Negara.’’ katanya. (atw)







