Peneliti BKF Paparkan Paper dalam The 13th IRSA International Conference

Malang, (26/7): Konferensi Indonesian Regional Science Association (IRSA) yang ke-13 telah dilaksanakan pada tanggal 25 – 26 Juli 2016 di Malang, Jawa Timur dan diselenggarakan oleh Departemen Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya. Konferensi ini merupakan acara tahunan IRSA, dalam rangka secara aktif menyelenggarakan dan mempromosikan diskusi di bidang regional science yang diikuti oleh para ahli, akademisi, peneliti dan pembuat kebijakan baik di Indonesia maupun dari negara lain. Penyelenggaraan konferensi ini juga secara tidak langsung memfasilitasi diskusi terbuka dan debat ilmiah, transfer pengetahuan, perumusan strategi kebijakan serta menjalin diskusi antara akademisi dan pembuat kebijakan. Melalui konferensi ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan teori dan literatur di bidang regional science. Adapun tema besar konferensi IRSA ke-13 adalah “Demographic Change and Regional Development”.

Konferensi dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Brawijaya, Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, MS, dilanjutkan dengan keynote speech oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Prof. Suahasil Nazara. Adapun pembicara utama pada hari pertama konferensi tersebut adalah Prof. Sri Moertiningsih Adioetomo (Universitas Indonesia) dan Prof. Chris Manning (Australian National University) dengan tema “Demographic Change, Labour Market and Regional Development”. Sedangkan pembicara utama pada hari kedua konferensi adalah Prof. Anis Ananta (Universitas Indonesia) dan Prof. Chandra Fajri Ananda (Universitas Brawijaya) dengan tema “Migration and Regional Development”.

Call for paper IRSA ke-13 tahun 2016 mencatat jumlah paper yang paling banyak dalam sejarah penyelenggaraan konferensi sehingga kurang dari 50% paper yang dapat dipresentasikan dalam konferensi atau sekitar 200 paper dari lebih dari 400 paper yang masuk atau diterima penyelenggara. Konferensi selama 2 (dua) hari tersebut diikuti kurang lebih 400 peserta dari berbagai universitas dan lembaga penelitian baik dari Indonesia maupun manca negara.

Dalam konferensi IRSA 2016 kali ini, kembali paper para peneliti BKF lolos seleksi dan termasuk paper yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut. Adapun para peneliti BKF dan paper yang dipresentasikan adalah:

  • Hidayat Amir, PhD, Peneliti Madya, “Multi-national Mining Companies and their Contributions on The Regional Economies: Evidence from PT Freeport Indonesia and PT Newmont Nusa Tenggara”
  • Dr. Joko Tri Haryanto, Peneliti Madya, “Potential Impact of Fulfilment Minimum Essential Forces (MEF) to The Regional Welfare
  • Yuventus Effendi, Peneliti Muda, “Indonesian Demographic Transition and Economic Growth
  • Anda Nugroho, Peneliti Muda, “Demographic Devidend and Economic Growth: A Dynamic CGE Analysis for Indonesia
  • Dr. Cornelius Tjahjapriadi, Peneliti Muda, “Flypaper Effect of Unconditional Grants, Non Matching Grants and Regional Revenue to Regional Spending in East Java Province
  • Adriyanto, Peneliti Pertama (Tugas belajar S3 di ANU Australia), “Testing Spatial Interaction of Environmental Spending Among Local Government in Sumatera and Kalimantan Island, Indonesia