Paper Peneliti BKF Lolos Seleksi dalam Konferensi IPSA

Poznan, (27/7): Konferensi The World Congress of Political Science yang ke-24 telah dilaksanakan pada tanggal 23-28 Juli 2016 di Poznan, Polandia. Kegiatan dua tahunan ini diselenggarakan oleh IPSA (The International Political Science Association) organisasi ilmuwan sosial yang disponsori oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation) dan berdiri sejak tahun 1949. IPSA mempromosikan pengembangan ilmu pengetahuan dalam puluhan komite riset mencakup disiplin ilmu politik, ekonomi, dan kebijakan publik. Penyelenggaraan konferensi merupakan salah satu sarana untuk mendorong tukar menukar pengalaman dan praktek terbaik dari para akademisi, pengambil kebijakan, dan pengamat yang berasal dari berbagai Negara. Tema besar konferensi tahun ini adalah Politics in A World of Inequality.

Konferensi yang dihadiri oleh 2.800 peserta ini diramaikan oleh para tokoh yang menyampaikan tema yang sangat relevan dengan permasalahan dunia antara lain adalah Joseph Stiglitz (Columbia University): Inequality: A Problem of Politics in the 21st Century, Leszek Balcerowicz (Warsaw School of Economics): Confusion in the Debate About Inequality, Aiji Tanaka (Waseda University and IPSA President): Legitimacy of Political System: System Support from Comparative Perspective.

Jumlah tulisan yang diterima oleh panitia mencapai hampir 6.000 paper sehingga peluang seorang periset sangat kompetitif untuk dapat mempresentasikan hasil penelitiannya. Apalagi konferensi IPSA merupakan salah satu kegiatan paling prestisius di bidangnya dan hanya dilaksanakan sekali dalam dua tahun. Dalam konferensi IPSA tahun ini, paper dari seorang peneliti Badan Kebijakan Fiskal (BKF) berhasil lolos seleksi atas nama Irwanda Wisnu Wardhana, PhD, Peneliti Muda, dengan judul penelitian “Business and Social Efficiency of the Indonesian State-Owned Enterprises: Evidence from Data Envelopment Analysis” pada panel “The Role of the State and Governmental Actors in Economic and Social Policies”. (iww)