Rangkaian Diskusi Pada Hari Kedua WIEF: Industri Busana Muslim Dan Industri Halal
Jakarta, (3/8): Masih dalam rangkaian forum diskusi pada hari kedua World Islamic Economy Forum (WIEF) ke-12 yang diselenggarakan di JCC Senayan, Jakarta, Pada pukul 14.30 WIB kembali digelar diskusi yang kali ini bertajuk “Can Islamic Fashion Become Haute Couture?” di aula plenary hall.
Busana Muslim sering kali disebut hanya diperuntukkan bagi konsumen muslim, tidak akan pernah menjadi mainstream serta tidak high fashion. Faktanya, busana muslim juga menarik perhatian para non muslim. Dengan tingginya potensi belanja konsumen untuk sektor ini, diharapkan industri busana muslim dapat mengambil bagian penting dalam industri fashion dunia.
Panel Diskusi diisi oleh 3 orang pembicara yang merupakan pelaku industri fashion ternama, yaitu: Faduma Aden, Founder of Jemmila, Swedia; Barbara Nicolini, Creative Director of Infinita Group and IFDC, Italia; dan Didiet Maulana, Creative Director of IKAT, Indonesia. Dengan dimoderatori oleh Roshan Isaacs, Country Managerm Islamic Fashion and Design Council, Afrika Selatan, para pembicara secara bergantian memaparkan prospek busana muslim serta kendala yang dihadapi untuk menjadi haute couture.
Salah seorang pembicara, Didiet Maulana, menyampaikan bahwa saat ini industri busana muslim Indonesia sudah sangat maju dan berkembang. Indonesia sudah memiliki banyak sekali perancang busana muslim ternama. Selain itu, model dan jenis busana muslim pun sudah sangat variatif. Agar busana muslim dapat menjadi Haute Couture, Didit berpendapat dibutuhkan kerja sama dengan brand fashion ternama, promosi media, serta dukungan pemerintah.
Pada pukul 16.15 WIB, forum diskusi terakhir pada hari kedua penyelenggaraan WIEF ke-12 digelar. Diskusi dengan topik “Linking Islamic Financing to the Halal Sectors” membahas konektivitas antara pendanaan syariah dengan ekspansi bisnis pada sektor halal, serta apa yang dapat dilakukan industri halal dunia, mulai dari makanan, tekstil, pariwisata, sampai dengan kesehatan, untuk meningkatkan kegiatan bisnisnya.
Hadir sebagai pembicara, Mohammad Nazeem Noordali, General Manager, ITFC, Islamic Development Bank, Arab Saudi; Malek Mattar, Chief Executive Officer, My Outlets Pte Ltd, Singapura; Akmal Saleem, Chief Executive Officer, Maarij Capital, Arab Saudi, dan Sitta Rosdaniah, Financial and Supporting Director, Jakarta Industrial Estate Pulogadung, Indonesia. (atw/as)