Pemerintah Membahas PNBP Non Migas dengan DPR RI
Jakarta, (5/9): Pemerintah dengan DPR RI kembali mengadakan rapat lanjutan penyusunan RAPBN 2017 dengan agenda pembahasan PNBP dari Kementerian dan Lembaga (K/L) yang memiliki Badan Layanan Umum (BLU). Rapat yang digelar di Ruang Rapat Badan Anggaran DPR RI ini dipimpin oleh Said Abdullah yang merupakan Wakil Ketua Banggar DPR dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara yang menjadi koordinator panja pemerintah.
Dalam rapat tersebut Suahasil menjelaskan bahwa untuk target PNBP dalam RAPBN 2017 direncanakan mencapai Rp240,4 triliun lebih rendah dibandingkan dari target PNBP dalam APBN-P 2016 sebesar Rp245 triliun. Jika dirinci, untuk PNBP non migas pemerintah menargetkan Rp23,195 triliun dimana target pertambangan mineral dan batu bara sebesar Rp17,74 triliun, kehutanan sebesar Rp3,94 triliun dan Pertambangan Panas Bumi dengan nilai Rp659 miliar.
Dari beberapa pos penerimaan, untuk sektor kehutanan ditargetkan lebih rendah dibandingkan dengan APBN-P 2016. Hal tersebut dikarenakan sumber pendapatan sektor kehutanan yang cenderung berkurang, seperti penggantian nilai tegakan (PNT) yang tidak bisa lagi ditagihkan ke pemegang izin pinjam pakai kawasan hutan
Selain membahas PNBP non migas, pada kesempatan tersebut pemerintah juga membahas PNBP untuk K/L BLU. DPR RI dan pemerintah sepakat untuk membahas target PNBP K/L BLU pada rapat selanjutnya. (is/atw)