Menkeu Optimis Kinerja Ekonomi Kuartal IV 2016 Meningkat

Jakarta, (10/11); Dalam jumpa pers bersama Pemerintah, BI, dan OJK yang diselenggarakan pada Kamis (10/11) di gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2016 akan meningkat. Pertumbuhan ekonomi bisa mencapai angka 5,0%-5,1%. Angka ini dipengaruhi oleh adanya serapan belanja pemerintah hingga akhir tahun dan transfer ke daerah pada triwulan IV yang bisa mencapai kisaran Rp600 triliun. 

Pada triwulan III-2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka 5,02%. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi negara-negara kawasan. Pertumbuhan ekonomi tersebut didukung konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga pada level 5,0%, inflasi yang berada di tingkat rendah dan stabil, serta defisit neraca transaksi berjalan yang semakin rendah. Indikator-indikator ini membuktikan bahwa perekonomian Indonesia masih tetap kuat dan stabil didukung oleh fundamental ekonomi yang baik.

Memasuki kuartal IV 2016, Pemerintah akan terus memperkuat stimulus sambil tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga defisit APBN-P 2016 di tingkat 2,7% PDB dengan berupaya merealisasikan belanja mencapai 96% dari target dan terus meningkatkan penerimaan dari perpajakan. Ke depan, Pemerintah akan secara cermat mempersiapkan pelaksanaan APBN 2017. Dalam hal ini, Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan reformasi di bidang fiskal, khususnya dalam bidang perpajakan, serta terus mengupayakan agar belanja negara lebih berkualitas.

Di sisi lain, Pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan akan terus memperkuat koordinasi guna memastikan kesinambungan pemulihan perekonomian nasional. Pemantauan terhadap perkembangan ekonomi domestik dan global serta berbagai risiko yang dapat mengemuka akan terus dilakukan secara intensif. Sinergi kebijakan akan dilakukan secara kuat sehingga berbagai langkah yang ditempuh menjadi kesatuan yang terintegrasi mendukung upaya memperkuat ketahanan ekonomi dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi, sebagai respons atas kondisi ekonomi global yang masih belum menguntungkan. (atw/as)

 

Selengkapnya:

Pernyataan Bersama Pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan Memperkuat Koordinasi guna  Meningkatkan Ketahanan Ekonomi