Dialog Kebijakan Ekonomi antara Kementerian Keuangan dan Australian Treasury

(Canberra, 6/11), Hubungan Indonesia dan Australia sebagai dua kekuatan ekonomi di Asia Pasifik terjalin cukup erat. Hal ini tercermin dari adanya kemitraan antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan Australian Treasury untuk melakukan beberapa kegiatan bersama. Salah satu bentuk kemitraan antara kedua institusi adalah pelaksanaan Bilateral Economic Policy Dialogue (BEPD). BEPD merupakan forum dialog yang mempertemukan perancang keputusan di Kementerian Keuangan, khususnya dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF), dan Australian Treasury untuk berdiskusi mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama.

Bertempat di kantor Australian Treasury, Canberra, BEPD tahun ini berfokus pada empat area kebijakan: kondisi perekonomian terkini, kebijakan perpajakan digital, reformasi sistem dana pensiun, dan transformasi kelembagaan. Dalam kaitan ini, kondisi ekonomi Australia yang relatif selalu terjaga baik dibanding negara-negara maju lainnya, menjadi topik bahasan tersendiri yang menarik digali oleh delegasi dari BKF. Penanganan current account deficit, misalnya, merupakan isu yang dipertanyakan oleh delegasi BKF kepada delegasi dari Australian Treasury. Menariknya, pihak Australian Treasury menjelaskan bahwa kesukseskan mereka untuk menangani current account deficit adalah buah dari fokus kebijakan mereka selama ini terhadap ekonomi mikro.

Lebih lanjut, kedua belah pihak juga mendiskusikan kebijakan perpajakan atas digital ekonomi yang diprediksi akan semakin berkembang di masa mendatang. Dalam hal ini, baik delegasi Indonesia maupun Australia sepakat bahwa pemerintah sebagai regulator harus tanggap dalam menghadapi distruptive innovation yang merubah struktur dan perilaku pasar. Secara khusus, pejabat BKF menggali banyak hal dari keberhasilan Australia yang telah menerapkan Netflix Tax untuk produk dan jasa digital dari luar negeri.

Isu lain yang tak kalah pentingnya dibahas adalah kebijakan dana pensiun. Pengalaman Australia dalam mengelola sistem dana pensiunnya, yang terkenal dengan nama Superannuation, sangat bermanfaat bagi Kementerian Keuangan yang saat ini sedang menyusun reformasi sistem dana pensiun. Seperti diketahui, Superannuation merupakan salah satu sistem dana pensiun paling maju di dunia. Berbagai hal yang bersifat strategis, termasuk prinsip, arah kebijakan, maupun ketentuan-ketentuan teknis terkait Superannuation disampaikan dalam dialog.

Dalam kesempatan yang sama, kedua belah pihak juga menyinggung isu reformasi kelembagaan dan upaya peningkatan kerja sama kemitraan yang lebih kuat di masa mendatang. (alk)