ASEAN Siapkan Anggotanya Hadapi Bencana Alam

Jakarta (23/05/2023) - Kawasan ASEAN merupakan salah satu kawasan yang memiliki risiko bencana cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya aktif dari negara-negara di kawasan untuk meminimalisir bencana yang mungkin terjadi di Asia Tenggara.  
Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki risiko besar di ASEAN, berperan aktif dalam kerja sama pendanaan bencana di kawasan ASEAN di bawah skema ASEAN Cross-Sectoral Coordination Committee on Disaster Risk Financing and Insurance (ACSCC-DRFI/ADRFI). Saat ini, kerja sama ASEAN Disaster Risk Financing and Insurance (ADRFI) sudah memasuki fase kedua (2019-2023).  
Salah satu deliverables dalam fase ini adalah pembangunan Platform ADRFI Phase II, yang menyediakan informasi risiko bencana dan dapat digunakan untuk melakukan simulasi skenario perkiraan kerugian akibat bencana, dan Country Report Review on DRFI Strategy, yang berisi rekomendasi atas pendanaan dan asuransi risiko bencana di Indonesia. Program ini dibahas dalam pertemuan ASEAN finance track dan didukung oleh Tim dari Insitute of Catastrophe Risk Management - Nanyang Technological University (ICRM - NTU), Singapura.  
Hari Kamis, 25 Mei 2023, telah dilakukan pelatihan penggunaan platform tersebut di Jakarta oleh ICRM-NTU dengan tim stakeholder Indonesia, termasuk Kemenkeu, OJK, BNP dan AAUI. Diharapkan platform ini dapat dijadikan salah satu reference bagi Indonesia dalam mempersiapkan program pembiayaan penanggulangan bencana, seperti Asuransi Barang Milik Negara dan Pooling Fund Bencana. (aew/rht)