Komisi XI DPR RI Gelar Rapat Kerja Perdana dengan Menteri Keuangan Purbaya Bahas RAPBN 2026

Jakarta, (10-11/09/2025) – Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja perdana bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan dalam kerangka Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Rapat dihadiri oleh 25 anggota dari delapan fraksi dan dinyatakan memenuhi ketentuan tata tertib DPR RI.

Dalam paparannya, Menteri Keuangan Purbaya menyampaikan bahwa RAPBN 2026 akan diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas pemerintah, meliputi ketahanan pangan, ketahanan energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, pembangunan desa, koperasi dan UMKM, penguatan pertahanan semesta, serta akselerasi investasi dan perdagangan global.

Purbaya menekankan bahwa APBN harus tetap dijaga sehat dan berkelanjutan agar dapat menjalankan fungsi alokasi, stabilisasi, dan distribusi secara efektif. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia terbukti resilien, dengan capaian 5,12 persen pada triwulan II 2025. Tahun 2026 kita menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi produktif, dan ekspor bernilai tambah,” ujar Menkeu.

Sejumlah anggota Komisi XI DPR RI menyampaikan sejumlah catatan kritis, mulai dari optimisme Menteri Keuangan terkait proyeksi pertumbuhan 6–7 persen, isu keberlanjutan pembiayaan utang, efektivitas belanja pendidikan, hingga strategi pengurangan defisit APBN di masa mendatang. Meski demikian, mayoritas anggota menyambut positif optimisme Menteri Keuangan sekaligus menekankan perlunya kebijakan fiskal yang lebih inovatif dan tepat sasaran.

Rapat kerja ini merupakan pengantar pembahasan sebelum masuk ke pendalaman bersama 23 unit eselon I Kementerian Keuangan. Hasilnya akan menjadi dasar bagi Komisi XI dalam pengambilan keputusan sebelum dibawa ke Badan Anggaran DPR RI. (dr)