Pertemuan <i>Services Week</i> WTO

Pertemuan <i>Services Week</i> WTO
Tanggal 26-30 April 2010, telah berlangsung pertemuan perundingan perdagangan Services Week World Trade Organization (WTO) di Jenewa, Swiss. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pembahasan Doha Development Agenda (DDA) WTO.

Rangkaian agenda pertemuan meliputi (i) Committee on Trade in Financial Services, (ii) Working Party on GATS Rules, (iii) Working Party on Domestic Regulation dan (iv) Council for Trade in Services Regular Session. Delegasi RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi Swiss. Delegasi RI diketuai oleh Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengembangan Promosi Ekspor/Ketua TKBJ. Anggota delegasi adalah Wakil Kementerian Perdagangan, Sekretariat Wakil Presiden dan Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa, Swiss serta Wakil Kementerian Keuangan yang diwakili oleh Kepala Subbidang Kerja Sama Jasa Keuangan WTO, Indrawati dan Kepala Subbidang Kerja Sama Pemantauan Internasional, Kristiyanto. Keduanya dari Pusat Kebijakan Kerja Sama Internasional (PKKSI), Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Committee On Trade in Financial Services,

Pada pertemuan, Komite menyampaikan bahwa masih ada 3 negara yang belum meratifikasi The Fifth Protocol to the GATS embodying the Results of Financial Services Negotiations, yakni Brasil, Filipina dan Jamaika. Sidang menginformasikan pula bahwa Seminar Perdagangan Jasa Non-life Insurance, akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2010.

Working Party on GATS Rules

Pada pertemuan, disampaikan bahwa pihak ASEAN Minus masih akan melakukan revisi proposal Emergency Safeguard Measure (ESM). Mengenai negosiasi Subsidies under Article XV of the GATS, beberapa anggota menyampaikan bahwa mereka sedang dalam proses konsultasi internal untuk membahas exchange information on subsidy program dan identifikasi subsidi/definisi subsidi.

Working Party on Domestic Regulation

Negara-negara Anggota menilai, annotated text merupakan referensi yang cukup baik dan membantu dalam melakukan reassessment dalam memajukan negosiasi. Namun, sebagian besar anggota menilai bahwa annotated text hanya merupakan tool, bukan sebagai dasar negosiasi. Adapun dasar negosiasi adalah draft text yang dikeluarkan pada bulan Maret 2009. Untuk itu pembahasan draft text 2009 perlu difokuskan pada isu-isu teknis dan tematik atau cross-cutting issues.

Council for Trade in Services - Regular Session

Chairman Committee on Specific Commitments ingin memastikan bahwa tidak ada roll backs di jadwal komitmen yang baru, atau bagaimana mengatasi roll backs ketika komitmen mulai berlaku.

Council for Trade in Services - Special Session

Pada pertemuan ini, disampaikan Laporan dari masing-masing Ketua komite dan Working Party. Pertemuan council ini sekaligus menutup rangkaian pertemuan Services Week, yang salah satu kesimpulannya adalah bahwa tidak terdapat kemajuan yang berarti dalam perundingan perdagangan jasa sejak dilangsungkannya Ministerial Signaling Conference bulan Juli 2008, sehingga negara anggota harus mencari solusi untuk menggerakkan perundingan.

RI-Swiss

Delegasi RI dalam pertemuan bilateral dengan Swiss membahas rencana perjanjian bilateral Indonesia-European Free Trade Association (EFTA). Namun, masih harus dipersiapkan sebelum masuk proses perundingan perjanjian bilateral. Delegasi RI juga menyampaikan bahwa untuk isu notifikasi, saat ini pemerintah terus bertekad untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good governance) dalam rangka transparansi publik. (ss)