Menteri Keuangan Hadiri Tarhib Ramadhan 1431 H Di Lingkungan Kementerian Keuangan

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggaran kegiatan Tarhib Ramadhan di Aula Mezzanine, Lantai 2, Gedung Djuanda I, Kemenkeu pada Rabu (4/8). Kegiatan ini mengambil tema “Bersama Ramadhan Kita Lanjutkan Reformasi Birokrasi dan Tingkatkan Kualitas Diri�.

Acara tersebut dimulai jam 12:30 WIB dan dihadiri oleh Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, pejabat eselon I, II, III, IV serta pegawai di lingkungan kantor pusat Kemenkeu. Turut hadir pejabat dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) adalah Pgs. Kepala BKF, Agus Suprijanto dan Sekretaris BKF yang juga merupakan Pembina DKM Masjid Al Amin Kemenkeu, Winarto.

Menteri Keuangan dalam amanatnya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan adalah momentum untuk membenahi diri. Ramadhan disebut juga bulan ampunan (Syahrul Maghfirah) karena orang-orang yang berpuasa dengan penuh keimanan dan sungguh-sungguh mengharap ridho-Nya akan diampuni dosa-dosanya. Sebutan lain Ramadhan adalah Bulan Pendidikan (Syahrul Tarbiyyah) karena orang-orang yang berpuasa Ramadhan dididik untuk senantiasa sabar dan tidak emosional (self of control), peduli terhadap sesama (merasakan lapar dan haus) serta mematuhi tata tertib berpuasa.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Keuangan secara khusus menyampaikan pula bahwa acara keagamaan harus mendapat perhatian dengan serius. Pembinaan mental SDM adalah aset berharga. Untuk itu semestinya pejabat eselon I mengevaluasi pejabat eselon II. Demikian pula pejabat eselon II mengevaluasi pejabat eselon dibawahnya dan seterusnya. Menteri keuangan mengingatkan bahwa untuk melanjutkan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenkeu perlu upaya yang sungguh-sungguh untuk membenahi dari lingkungan kita sendiri. Oleh karenanya Menteri Keuangan meminta kepada penceramah untuk dapat menyampaikan kiat-kiat dalam upaya perbaikan reformasi birokrasi.

Sementara itu, penceramah Tarhib (penyambutan) Ramadhan, Ustadz Dr. Khairul Alwan Nasution (Dosen Pasca Sarjana Universitas Indonesia) menyampaikan berbagai hal untuk memperbaiki sebuah birokrasi dan peningkatan kualitas diri. Reformasi harus diawali dengan cara pandang yang benar terhadap Sang Maha Pencipta (Al Khaliq). Perintah-perintah dan larangan dari Allah SWT adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri. Setiap manusia akan memperoleh akibat perbuatannya. Oleh karenanya reformasi birokrasi dapat berhasil manakala setiap birokrat mampu mengendalikan diri untuk bekerja dengan baik dan siap mempertanggung jawabkan kepada pimpinan dan kepada Allah SWT. Banyak pejabat yang ketika berkuasa lupa diri, sehingga tidak bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ceramah Tarhib Ramadhan yang dihadiri sekitar 200 orang pegawai dari berbagai unit eselon I di lingkungan kantor pusat Kemenkeu ini diikuti dengan antusias. Ceramah dan petuah disampaikan dengan guyonan segar dan dikemas dengan menarik.

Penyambutan Ramadhan kali ini juga dimeriahkan pula dengan hiburan dari tim Nasyid Snada yang menampilkan lagu-lagu religinya, sehingga semakin menambah semarak acara tersebut.

Acara Tarhib Ramadhan ini ditutup pada jam 14:30 WIB dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Kepala Pembinaan Mental dan Agama Kemenkeu, M. Rosyad.

BKF Kemenkeu mengucapkan selamat menjalankan ibadah Puasa. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Puasa kita diterima disisi Allah SWT.