Pertemuan Services Week World Trade Organization

Pertemuan Services Week World Trade Organization (WTO) kembali berlangsung pada tanggal 27-29 September 2010 di Jenewa, Swiss. Agenda pertemuan terbagi menjadi Working Party on Domestik Regulation, Working Party on GATS Rules, Committee on Specific Commitments dan Committee for Trade in Financial Services (CTFS). Keseluruhan pertemuan ini diadakan secara terpisah.

Pada pertemuan Working Party on Domestik Regulation (WPDR) yang berlangsung Senin (27/09), agenda pembahasan meliputi Chapter 5-8 draft text Disciplines on Domestic Regulations, khususnya mengenai licensing requirement, licensing procedure, qualification requirement, dan qualification procedure berdasarkan Pasal VI:4 GATS serta program kerja WPDR ke depan dan isu-isu terkait lainnya.

Sebagai tindak lanjut pertemuan, pada November 2010 WPDR akan menyelenggarakan workshop on Regulatory Practices dalam rangka meningkatkan pemahaman anggota mengenai pelaksanaan domestic regulations.

Pada hari Selasa (28/09) berlangsung pertemuan Working Party on GATS Rules (WPGR) dan Committee on Specific Commitments (CSC). Pada pertemuan WPGR agenda yang dibahas meliputi isu Emergency Safeguard Measures (ESM) yang merupakan Pasal X GATS, isu Government Procurement (Pasal XIII GATS), Subsidi (Pasal 15 GATS) dan isu-isu terkait lainnya. Sedangkan pada pertemuan CSC agenda pembahasan meliputi hubungan antara komitmen lama dan komitmen baru dan roadmap proses verifikasi.

Pertemuan Committee for Trade in Financial Services (CTFS) berlangsung pada hari Rabu (29/09). Agenda pertemuan membahas tentang dampak perkembangan teknologi terhadap peraturan dan aspek kepatuhan perbankan dan jasa keuangan non perbankan dalam kerangka GATS. Pada pertemuan ini pembahasan perkembangan teknologi dalam sektor jasa keuangan lebih banyak berupa pertukaran pengalaman dari beberapa negara anggota yakni menyangkut bagaimana melakukan pengelolaan pengaturan jasa keuangan seiring dengan makin berkembangnya teknologi informasi. Di bidang perbankan, disampaikan pula mengenai bagaimana pelaksanaan pengelolaan perbankan di negara-negara seperti China, Thailand, Hongkong, Brazil, Korea, Turki, Swiss, dan Uni Eropa.